Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Israel Desak Polandia Tindak Anggota Parlemen yang Hina Bendera

Israel Desak Polandia Tindak Anggota Parlemen yang Hina Bendera
ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/egorkomarov)
Intinya Sih
  • Kemlu Israel mendesak Polandia menghukum anggota parlemen Konrad Berkowicz karena menampilkan bendera Israel dengan lambang swastika, memicu ketegangan diplomatik antara kedua negara.
  • Pemerintah Polandia menolak desakan Israel, menegaskan bahwa urusan keanggotaan parlemen adalah hak warga Polandia dan bukan kewenangan pihak asing.
  • Survei MSF Polandia menunjukkan 79 persen warga Polandia mengkritik tindakan Israel di Gaza, menilai negara itu sengaja menghalangi bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Israel mendesak Polandia untuk mengambil langkah untuk menghukum anggota parlemen sayap kanan, Konrad Berkowicz. Langkah ini setelah menunjukkan bendera Israel dengan lambang swastika. 

“Sejarah menunjukkan bahwa rasisme dan antisemitisme berasal dari mana. Polandia tahu betul soal itu. Orang seperti itu tidak pantas berada di negara demokratis, seperti Polandia,” terangnya, dikutip dari TVP World, Kamis (23/4/2026). 

Beberapa tahun terakhir, hubungan Polandia dan Israel merenggang. Warsawa ikut menyuarakan penolakan terhadap operasi militer Israel di Gaza. 

1. Menteri Pertahanan Polandia tolak pernyataan Israel

Menteri Pertahanan dan Wakil Perdana Menteri Polandia, Wladyslaw Kosiniak Kamysz mengatakan bahwa pernyataan Israel tidak pantas. Meskipun Berkowicz merupakan lawan politiknya. 

“Saya tidak memiliki pandangan yang sama dengannya. Saya juga berpikir apa yang dilakukannya di parlemen bodoh dan merusak Polandia. Namun, tidak ada Kedutaan Besar yang boleh mengatur siapa orang yang boleh jadi anggota parlemen Polandia,” tuturnya. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Polandia, Maciej Wewior menolak permintaan Israel. Ia menyebut bahwa hanya warga Polandia yang boleh memilih anggota parlemen, bukan perwakilan negara lain. 

2. Polandia dan Israel tegang soal penghancuran simbol Kristen di Lebanon

Menteri Luar Negeri Polandia, Radoslaw Sikorski mengkritik insiden penghancuran simbol Kristen di Lebanon selatan. Menurutnya, permintaan maaf dari Israel penting dan ada masalah sistematis dalam standar etis dan latihan militer IDF. 

“Tentara itu harus dihukum, tapi konklusinya harus digambarkan mengenai bagaimana mereka dididik dan dilatih. Pasukan IDF saja sudah mengakui mereka melakukan kejahatan perang. Mereka membunuh tak hanya warga sipil Palestina, tapi tawanan mereka juga,” ungkapnya, dilansir I24 News.

3. Mayoritas warga Polandia kritik aksi Israel di Gaza

Berdasarkan publikasi dari Medecins Sans Frontieres (MSF) Polandia menyebut bahwa mayoritas dari warga Polandia mengkritik aksi Israel di Gaza. Sebanyak 79 persen dari responden percaya bahwa Israel sengaja memblokir bantuan kemanusiaan di Gaza. 

Dilansir Polskie Radio, Kepala MSF Polandia, Draginja Nadazdin mengatakan, hasil survei ini menunjukkan kepedulian warga Polandia kepada warga Palestina. Menurutnya, informasi soal warga Palestina yang kelaparan, kerusakan, dan pemblokiran bantuan sudah sampai secara luas di kalangan warga Polandia. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Related Articles

See More