TOP 5: Prabowo 49 Kali ke Luar Negeri hingga Rismon Bantah Tuding JK

- Presiden Prabowo Subianto telah melakukan 49 kunjungan luar negeri dalam 18 bulan masa jabatannya untuk memperkuat diplomasi dan kerja sama ekonomi Indonesia.
- Badan Anggaran DPR menolak usulan Jusuf Kalla terkait pengurangan subsidi BBM karena dinilai berpotensi mengganggu kesejahteraan masyarakat kecil.
- Ahli digital forensik Rismon Sianipar membantah tudingan bahwa dirinya menuduh Jusuf Kalla mendanai isu ijazah palsu Jokowi, menyebut video yang beredar hasil olahan AI.
Jakarta, IDN Times - Selama 18 bulan menjabat, Presiden Prabowo Subianto telah melakukan 49 kunjungan luar negeri ke berbagai negara, untuk memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama ekonomi Indonesia. Prabowo menegaskan intensitas kunjungannya bukan sekadar perjalanan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga kepentingan nasional, membuka lapangan kerja, serta memperlancar perdagangan internasional.
Selain artikel di atas, hampir sepanjang Senin (6/4/2026), pembaca IDN Times banyak menyoroti artikel terkait usulan Jusuf Kalla yang ditolak Badan Anggaran terkait pengurangan subsidi BBM, komentar Fahri Hamzah terkait viral ucapan Saiful Mujani jatuhkan Prabowo, dan beberapa artikel menarik lainnya yang terangkum dalam #IndonesiaHariIni.
1. 18 Bulan jadi Presiden, Prabowo sudah 49 kali kunjungan luar negeri
Masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memasuki 18 bulan. Pada satu tahun pertamanya, Prabowo sudah 35 kali melakukan kunjungan luar negeri. Setelah itu, hingga awal April 2026, Presiden Prabowo sudah melakukan kunjungan luar negeri 49 kali. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
2. Banggar tolak usulan JK soal BBM Subsidi dikurangi: Jangan diotak-atik
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menolak usulan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla agar subsidi bahan bakar minyak (BBM) dikurangi guna mencegah defisit anggaran. Said mengatakan, jangan sampai pemerintah mengotak-atik program yang langsung menyentuh kesejahteraan masyarakat kecil. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
3. Sekjen ungkap kursi ketua umum PBB dikudeta anak Menko Yusril
Drama perebutan kekuasaan mengguncang internal Partai Bulan Bintang (PBB). Yuri Kemal Fadlullah yang merupakan putra Menteri Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, disebut melakukan kudeta kursi Ketua Umum PBB lewat sebuah forum yang kini dipersoalkan legalitasnya. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
4. Viral ucapan Saiful Mujani jatuhkan Prabowo, Fahri: Instrospeksilah
Viral pernyataan Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, yang diduga berisi ajakan menjatuhkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Peneliti senior SMRC, Saidiman Ahmad, menegaskan potongan video yang beredar di media sosial tidak sesuai konteks utuh. Selengkapnya baca di tautan berikut ini.
5. Rismon bantah tuding JK danai isu ijazah palsu Jokowi: Olahan AI
Ahli Digital Forensik, Rismon Sianipar, membantah telah menuding Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla (JK) mendanai isu ijazah palsu Joko "Jokowi" Widodo. Hal itu disampaikan Pengacara Rismon, Jahmada Girsang, merespons rencana JK melaporkan kliennya ke Bareskrim Polri. Dia memastikan video tudingan terhadap JK yang beredar merupakan hasil akal imitasi (AI). Selengkapnya baca di tautan berikut ini.


















