Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Banjir dan Cuaca Ekstrem di Vietnam Tewaskan Tiga Anak

Banjir dan Cuaca Ekstrem di Vietnam Tewaskan Tiga Anak
Ilustrasi banjir (Unsplash.com/‪Salah Darwish)
Intinya Sih
  • Banjir bandang dan cuaca ekstrem di pegunungan Vietnam utara pada 31 Juli–2 Agustus 2026 menewaskan tiga anak di Komune Gia Phu, Provinsi Lao Cai.
  • Longsor menimbun Jalan Provinsi 103 dan sempat memutus akses transportasi; cuaca ekstrem juga melukai satu warga, merusak sedikitnya 13 rumah, serta menggenangi jalan.
  • Pemerintah Vietnam memperkuat pemantauan cuaca, sungai, dan tanggul, sambil menyebarkan peringatan dini serta panduan keselamatan melalui Zalo kepada sekitar enam juta pengguna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Banjir bandang dan cuaca ekstrem menerjang wilayah pegunungan di Vietnam utara pada Jumat (31/7/2026) hingga Minggu (2/8/2026). Bencana ini merusak berbagai infrastruktur serta menewaskan tiga anak di Provinsi Lao Cai.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan terus mengevakuasi warga dan menyalurkan bantuan darurat. Petugas juga memantau kondisi cuaca guna mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor susulan.

1. Banjir bandang tewaskan tiga anak di Komune Gia Phu

Hujan deras memicu banjir bandang di Komune Gia Phu hingga menyeret tiga anak. Ketiganya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Awalnya, tim penyelamat menemukan sebuah sepeda motor yang tersangkut di pagar pengaman jalan. Temuan tersebut menjadi petunjuk awal pencarian korban di sepanjang aliran Sungai Cheo Bau.

Ratusan personel gabungan dikerahkan dalam operasi pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan pada Sabtu (2/8/2026).

"Frekuensi bencana mungkin lebih sedikit, tetapi dampaknya cenderung makin ekstrem dan terpusat di wilayah tertentu," kata Kepala Departemen Prakiraan Cuaca, Nguyen Van Huong.

2. Longsor tutup akses jalan dan rusak belasan rumah

Material longsor sebanyak 100 meter kubik menimbun Jalan Provinsi 103 di Desa Na Cai, Komune Yen Son. Peristiwa ini sempat memutus total akses transportasi di kawasan tersebut.

Personel dari Stasiun Pengawal Perbatasan Chieng On dikerahkan untuk membersihkan tanah longsor agar jalur tersebut dapat kembali dilalui kendaraan.

Selain memutus akses jalan, cuaca ekstrem di Provinsi Lao Cai melukai satu warga dan merusak sedikitnya 13 rumah. Beberapa ruas jalan bahkan terendam banjir hingga ketinggian lebih dari satu meter.

3. Pemerintah perkuat sistem peringatan dini bencana

Badan Pengelolaan Bencana dan Tanggul Vietnam meningkatkan pengawasan terhadap cuaca, debit sungai, dan kondisi tanggul di daerah rawan. Langkah ini dilakukan agar informasi bahaya dapat dikirim lebih cepat ke pemerintah daerah.

Pemerintah juga menggunakan aplikasi pesan Zalo untuk menyebarkan peringatan dini dan panduan keselamatan kepada sekitar enam juta pengguna di lokasi terdampak.

"Curah hujan secara keseluruhan mungkin lebih rendah dari rata-rata, tetapi hujan ekstrem masih berpotensi terjadi," kata Nguyen Van Huong.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More