Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Israel Ancam Serang Perbatasan Lebanon-Suriah

Israel Ancam Serang Perbatasan Lebanon-Suriah
bendera Israel (pexels.com/Leonid Altman)
Intinya Sih
  • Militer Israel mengancam akan menyerang penyeberangan Masnaa di perbatasan Lebanon-Suriah yang dituduh digunakan Hizbullah untuk kepentingan militer, sementara warga diminta segera mengungsi.
  • Pemerintah Suriah membantah tuduhan penggunaan penyeberangan Masnaa untuk tujuan militer dan menghentikan sementara lalu lintas demi keselamatan warga di tengah meningkatnya ancaman serangan.
  • Konflik memanas dengan lebih dari 1.400 korban tewas di Lebanon dan 11 tentara Israel gugur, sementara kedua pihak terus saling melancarkan serangan di wilayah perbatasan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Militer Israel, pada Sabtu (4/4/2026), mengumumkan akan menyerang area dekat penyeberangan utama antara Suriah dan Lebanon, yang diklaim digunakan oleh kelompok Hizbullah untuk kepentingan militer. Warga setempat diimbau untuk segera mengungsi.

Penyeberangan Masnaa merupakan jalur perdagangan penting bagi kedua negara dan pintu gerbang darat utama Lebanon ke wilayah lain di kawasan tersebut. Israel pernah menyerang penyeberangan itu pada Oktober 2024 dalam perang sebelumnya dengan Hizbullah.

“Karena penggunaan Penyeberangan Masnaa oleh Hizbullah untuk kepentingan militer dan penyelundupan peralatan tempur, (militer Israel) berencana melakukan serangan di perlintasan tersebut dalam waktu dekat,” kata juru bicara militer Israel berbahasa Arab, Avichay Adraee.

1. Suriah bantah penyeberangan Masnaa digunakan untuk tujuan militer

pasukan Israel
pasukan Israel ( / IDF Spokesperson's Unit)

Dilansir dari The Straits Times, pejabat keamanan Lebanon di penyeberangan Masnaa mengatakan mereka tengah melakukan evakuasi di perlintasan tersebut menyusul ancaman Israel.

Sementara itu, di Suriah, Direktur Hubungan Masyarakat Otoritas Umum Perbatasan dan Bea Cukai, Mazen Aloush, mengatakan bahwa penyeberangan tersebut, yang dikenal sebagai Jdeidet Yabous di sisi Suriah, hanya khusus digunakan untuk keperluan sipil dan tidak pernah digunakan untuk tujuan militer apa pun.

"Mengingat peringatan yang beredar dan demi keselamatan para pelancong, lalu lintas di penyeberangan tersebut akan dihentikan sementara sampai risiko ancaman mereda," tambah Aloush.

2. Lebih dari 1.400 orang tewas akibat serangan Israel di Lebanon

dampak serangan Israel di Lebanon
dampak serangan Israel di Lebanon (User Mema435 on en.wikipedia, CC BY-SA 2.0 <https://creativecommons.org/licenses/by-sa/2.0>, via Wikimedia Commons)

Konflik di Timur Tengah semakin memanas ketika Hizbullah memutuskan melakukan intervensi militer terhadap Israel pada awal Maret 2026, menyusul perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Sejak itu, Israel kembali membombardir Lebanon dan menginvasi wilayah selatan negara itu, menewaskan lebih dari 1.400 orang, termasuk 54 tenaga medis dan tiga pasukan penjaga perdamaian PBB asal Indonesia.

Dalam pernyataan terbarunya, Kementerian Kesehatan Lebanon menyebutkan sedikitnya lima orang tewas dan satu lainnya terluka akibat serangan Israel di Maaraka, dekat kota pesisir Tyre. Serangan sebelumnya di Habbush juga menewaskan dua anak perempuan dan melukai 22 lainnya, sementara serangan di al-Hawsh melukai 18 orang dan merusak rumah sakit terdekat.

Sejauh ini, puluhan ribu orang telah meninggalkan Tyre usai militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi di sebagian besar kota tersebut. Meski demikian, sekitar 20 ribu warga memilih tetap bertahan, termasuk 15 ribu orang yang mengungsi dari desa-desa sekitarnya.

3. 11 tentara Israel tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan

operasi militer Israel di Lebanon selama perang 2023-2024
operasi militer Israel di Lebanon selama perang 2023-2024 ( / IDF Spokesperson's Unit)

Pada Sabtu, militer Israel kembali mengumumkan tewasnya seorang tentara mereka dalam pertempuran di Lebanon selatan. Ia menjadi tentara ke-11 yang tewas sejak Israel melancarkan operasi darat di negara tersebut. Militer Israel juga mengklaim telah menyerang lebih dari 140 infrastruktur Hizbullah selama 2 hari sebelumnya, dilansir dari The New Arab.

Kantor berita Lebanon, NNA, melaporkan bahwa militer Israel kembali menyerang sebuah jembatan di wilayah Bekaa Barat, Lebanon timur, hingga hancur sepenuhnya. Bekaa Barat terletak tepat di atas wilayah selatan Lebanon, tempat pasukan darat Israel terus bergerak maju.

Sementara itu, Hizbullah mengklaim telah melancarkan serangkaian serangan di kota-kota di Israel utara serta terhadap pasukan Israel di sejumlah kota di Lebanon selatan dekat perbatasan, terutama di Marun al-Ras, Hula, Ainata, dan Bayada.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More