Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemerintah Usul MBG untuk Ibu Hamil-Menyusui Disalurkan Setiap Hari

Pemerintah Usul MBG untuk Ibu Hamil-Menyusui Disalurkan Setiap Hari
Keluarga penerima manfaat memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Kenanga, Desa Utama, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)
Intinya Sih
Timeline
5W1H
Gini Kak
Sisi Positif
  • Pemerintah menekankan percepatan dan perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok 3B—ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD—guna mendukung pencegahan stunting di 1.000 HPK.
  • Wamen BKKBN Ratu Ayu Isyana mengusulkan distribusi makanan bergizi dilakukan setiap hari dengan menu segar bernutrisi tinggi, menggantikan jadwal dua kali seminggu yang dinilai kurang optimal.
  • Menko Pangan Zulkifli Hasan mendukung usulan tersebut dan menyiapkan aturan turunan dari Perpres 115 Tahun 2025 untuk memperkuat dasar hukum pelaksanaan MBG bagi kelompok rentan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan perlunya akselerasi dan perluasan jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan. Fokus utama dalam pertemuan tersebut adalah optimalisasi distribusi bagi sasaran 3B, Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui), dan Balita Non-PAUD.

"Saya berharap jumlah penerima MBG 3B bisa ditingkatkan karena hingga saat ini memang masih ada beberapa SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang belum mengalokasikan untuk 3B. Hal ini mengingat bahwa pemberian MBG untuk 3B merupakan salah satu cara menyukseskan visi dan misi Presiden Prabowo untuk mencapai Indonesia Emas 2045 dengan pencegahan stunting di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)," ujar Isyana, dikutip dari keterangan resmi, Senin (6/4/2026).

1. Usul makanan diberikan setiap hari

Cek kesehatan gratis
Cek Kesehatan Gratis untuk kader-kader Posyandu di Kalurahan Pendowoharjo Kapanewon Sewon.(IDN Times/Daruwaskita)

Selain cakupan penerima, Isyana menyoroti frekuensi distribusi. Dia mengusulkan agar pemberian makanan yang semula hanya terjadwal pada Senin dan Kamis, diubah menjadi setiap hari. Kualitas gizi juga menjadi poin krusial, di mana ia menekankan penggunaan menu makanan basah yang segar guna menghindari ketergantungan pada makanan kering atau ultra-processed foods yang kurang ideal bagi tumbuh kembang anak dan kesehatan ibu.

2. Tengah menyiapkan aturan turunan dari Perpres 115 Tahun 2025

Petugas posyandu
Petugas Posyandu desa ukur, timbang balita. IDN Times/Riyanto.

Menanggapi usulan tersebut, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan dukungan penuh. Pemerintah tengah menyiapkan aturan turunan dari Perpres 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis untuk memperkuat payung hukum distribusi bagi kelompok 3B.

"Untuk balita, ibu menyusui, dan ibu hamil (3B), tidak ada perubahan apapun karena sudah bisa berjalan dengan baik. Namun, perlu disempurnakan karena pemberian MBG bagi 3B sangat penting untuk menentukan masa depan anak-anak kita, pada akhirnya menentukan masa depan Indonesia," kata dia.

3. Cegah stunting dan memastikan kecukupan gizi pada 1.000 HPK

Petugas Posyandu
Petugas Posyandu desa ukur, timbang balita. IDN Times/Riyanto.

Program MBG bagi kelopok 3B menyasar Ibu Hamil, Ibu Menyusui (bayi 0-12 bulan), dan Balita (usia 6 bulan-5 tahun yang belum PAUD). Pelaksananya adalah Kader Posyandu, Tim Pendamping Keluarga (TPK), dan penyuluh.

Penyalurannya berupa makanan bergizi yang berfokus pada nutrisi seimbang untuk 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More