Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Moldova Pasang Pagar Polusi Sungai imbas Serangan Rusia di Ukraina

Moldova Pasang Pagar Polusi Sungai imbas Serangan Rusia di Ukraina
ilustrasi Sungai Dniester (unsplash.com/tioma_st)
Intinya Sih
  • Pemerintah Moldova memasang pagar pelindung ramah lingkungan di Sungai Dniester untuk mencegah polusi akibat serangan Rusia di Bendungan Novodnistrovsk, Ukraina.
  • Parlemen dan pemerintah Moldova mengecam Rusia atas dampak ekologis dan kemanusiaan yang mencemari sumber utama air bersih negara tersebut.
  • Pemerintah menetapkan siaga lingkungan 15 hari dan mengimbau warga utara Moldova tidak menggunakan air keran untuk minum meski kadar polusi mulai menurun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Moldova memasang pagar pelindung polutan di sejumlah titik di Sungai Dniester. Langkah ini sebagai antisipasi gelombang polusi imbas serangan beruntun Rusia di Bendungan Novodnistrovsk, Ukraina. 

“Kami tetap melanjutkan mobilisasi, kami bertindak dengan penuh tanggung jawab dan kami akan melakukan apa yang dibutuhkan untuk melindungi Sungai Dniester dari bahaya polusi,” terang Menteri Lingkungan Moldova, Gheorghe Hajder, dikutip dari TVP World, Senin (23/3/2026). 

Hajder mengatakan akan memasang sejumlah peralatan dan material untuk melindungi sungai dari polusi. Pagar pelindung ini termasuk material ramah lingkungan dan alat penyerap di permukaan sungai. 

1. Moldova kecam serangan Rusia di perbatasan Ukraina

Ilustrasi bendera Moldova. (pixabay.com/jorono)
Ilustrasi bendera Moldova. (pixabay.com/jorono)

Parlemen Moldova mengecam serangan Rusia di perbatasan Ukraina yang menyebabkan polusi di Sungai Dniester. Serangan Rusia ini tidak hanya berdampak pada Ukraina, tapi juga kepada Moldova. 

“Rusia bertanggung jawab dalam krisis ekologi dan kemanusiaan di Republik Moldova serta berdampak pada konsekuensi jangka panjang kesehatan rakyat Moldova,” ungkapnya. 

Sebagai informasi, Sungai Dniester yang melintasi Ukraina dan Moldova ke Laut Hitam menjadi sumber utama bagi warga Moldova. Sebanyak 80 persen dari kebutuhan air bersih warga Moldova berasal dari Sungai Dniester. 

2. Moldova tetapkan siaga lingkungan di Sungai Dniester

ilustrasi Moldova (dok. nationsonline.org)
ilustrasi Moldova (dok. nationsonline.org)

Pekan lalu, Perdana Menteri (PM) Moldova, Alexandru Munteanu mengungkapkan penetapan siaga lingkungan selama 15 hari di Sungai Dniester. Langkah ini untuk membatasi polusi dengan produk mengandung minyak imbas serangan Rusia di Ukraina. 

“Imbas naiknya gelombang polusi dengan kandungan minyak, risiko penyebaran level kontaminasi di area utara Sungai Dniester. Maka penting diberlakukan mobilisasi yang cepat. Institusi kompeten akan dilanjutkan untuk memonitor situasi area terdampak,” tuturnya, dikutip dari Moldpres

3. Warga di sekitar Sungai Dniester minta tidak gunakan air keran untuk minum

ilustrasi bendera Moldova
ilustrasi bendera Moldova (Unsplash/Sasha Pleshco)

Hajder mengungkapkan bahwa warga di bagian utara Moldova akan mendapatkan pasokan air keran lagi pada pekan ini. Namun, air tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk minum. 

“Berdasarkan sejumlah analisis menunjukkan level polusi di Sungai Dniester mulai berkurang dan masuk ke dalam batasan yang dapat diterima. Maka dari itu, air dapat digunakan, tapi tidak untuk dikonsumsi di Balti,” paparnya.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in News

See More