Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Swedia Usir Pegawai Kedutaan Iran, Dituding Terlibat Aktivitas Berbahaya

2 min read
Swedia Usir Pegawai Kedutaan Iran, Dituding Terlibat Aktivitas Berbahaya
Potret bendera Swedia (pexels.com/Efrem Efre)
  • Swedia mengusir pegawai Kedutaan Iran di Stockholm dan memanggil duta besarnya karena dugaan pelanggaran Konvensi Wina, demi melindungi warga serta kepentingan nasional.
  • Pemerintah dan badan keamanan Swedia menuduh Iran menjalankan aktivitas yang mengancam stabilitas, termasuk memakai jaringan kriminal untuk menyerang kelompok oposisi serta kepentingan Yahudi dan Israel.
  • Ketegangan ini terkait serangkaian insiden terhadap kepentingan Israel di Swedia, termasuk penemuan bahan peledak di Elbit Systems dan penembakan dekat kantor Elbit serta Kedutaan Israel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times – Pemerintah Swedia mengusir seorang pegawai Kedutaan Besar Iran di Stockholm serta memanggil Duta Besar Iran untuk Swedia. Keputusan tersebut diambil setelah pejabat setempat menilai aktivitas pegawai itu melanggar Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik (VHD), yang menjadi kerangka internasional dalam mengatur perlakuan antarnegara terhadap diplomat.

Dilansir Al Jazeera, Menteri Luar Negeri Swedia Maria Malmer Stenergard menyebut langkah tersebut diperlukan untuk menjaga warga negara dan kepentingan nasional Swedia. Namun, Stenergard tak mengungkap secara rinci tindakan spesifik yang dilakukan pegawai kedutaan tersebut.

  1. 1. Iran menghadapi tuduhan ancaman keamanan

    Bendera Iran
    Bendera Iran (pexels.com/Engin Akyurt)

    Pengusiran itu menambah catatan mengenai dugaan ancaman keamanan yang dikaitkan dengan Iran di Swedia. Menteri Kehakiman Swedia Gunnar Strommer menyebut Iran secara konsisten menjalankan aktivitas yang mengancam stabilitas Swedia, dengan sasaran kelompok oposisi terhadap Iran serta kepentingan Yahudi dan Israel.

    Strommer menyampaikan bahwa Iran juga menggunakan jaringan kriminal untuk menjalankan aktivitas tersebut.

  2. 2. Sapo mengonfirmasi aktivitas Iran di Swedia

    ilustrasi pesan SMS
    ilustrasi pesan SMS (pexels.com/Cup of Couple)

    Juru bicara Dinas Keamanan Swedia (Sapo), Jonathan Svensson, turut mengonfirmasi adanya ancaman yang masih berlangsung dan dikaitkan dengan Iran.

    “Kami dapat mengonfirmasi bahwa Iran terus terlibat dalam kegiatan yang menimbulkan ancaman keamanan di dalam dan terhadap Swedia. Ini termasuk, antara lain, upaya untuk menggunakan perantara, seperti jaringan kriminal, untuk melakukan serangan atau tindakan kekerasan,” ujarnya kepada Agence France-Presse (AFP), dikutip France 24.

    Svensson tak mengungkap rincian intelijen karena alasan kerahasiaan operasi keamanan, sementara Sapo sebelumnya menuding Iran menggunakan geng kriminal untuk menyerang target Israel, yang dibantah Teheran. Swedia juga menyatakan bahwa pada 2023, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sempat meretas operator SMS lokal untuk mengirim 15 ribu pesan berisi ajakan membalas insiden pembakaran Al-Quran.

  3. 3. Serangkaian serangan menyasar kepentingan Israel

    bendera Israel
    bendera Israel (pexels.com/Leon Natan)

    Ketegangan tersebut berkaitan dengan sejumlah insiden keamanan yang menyasar kepentingan Israel di Swedia. Dua termos berisi bahan peledak plastik ditemukan di luar kantor perusahaan teknologi militer Israel Elbit Systems di Gothenburg pada Juni 2024.

    Insiden lain terjadi ketika seorang remaja berusia 13 tahun menembaki pintu masuk kantor Elbit pada Oktober 2024, yang berujung pada hukuman penjara bagi empat remaja lain karena terbukti merekrutnya pada April 2025. Penembakan juga terjadi di luar Kedutaan Besar Israel di Stockholm pada Mei 2024, sehingga aparat memperketat pengamanan di sekitar fasilitas Israel dan komunitas Yahudi.

    Sumber referensi:

    https://www.aljazeera.com/amp/news/2026/9/16/sweden-expels-iran-embassy-employee-citing-security-concerns

    https://www.france24.com/en/live-news/20260916-sweden-expels-iran-embassy-employee-over-anti-jewish-threats

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More