[UPDATE] 143 Ribu Jiwa di Seluruh Dunia Meninggal Akibat COVID-19
![[UPDATE] 143 Ribu Jiwa di Seluruh Dunia Meninggal Akibat COVID-19](https://image.idntimes.com/post/20200407/20170903044618-img-4635-4f6931b1a42e8cb4116e57cf894f0093.jpg)
Jakarta, IDN Times - Pandemi virus corona atau COVID-19 di dunia terus bertambah setiap harinya, tidak terkecuali di Indonesia. Data terbaru yang dirilis oleh Universitas John Hopkins pada Jumat (17/4) pukul 06.00 WIB, korban meninggal dunia mencapai 143.844 orang.
Bila dilihat dari datanya, jumlah korban meninggal masih didominasi dari Italia dengan 22.170 kematian dan Spanyol 19.315 kematian. Lalu, disusul Perancis di angka 17.920 kematian. Bagaimana dengan posisi Indonesia?
1. Amerika Serikat menjadi episentrum baru pandemik virus corona di dunia

Sementara, kasus positif COVID-19 paling banyak di dunia masih terdapat di Amerika Serikat. Berdasarkan data dari Universitas John Hopkins, jumlah kasus positif COVID-19 di negeri Paman Sam mencapai 667.801 orang.
Kasus positif terbanyak kedua dan ketiga di dunia berasal dari Spanyol (184.948 orang) dan Italia (168.941). Secara keseluruhan, saat ini sudah ada 2.151.199 orang yang dinyatakan tertular COVID-19.
2. Indonesia memiliki 5.516 kasus, 496 di antaranya meninggal dunia

Sementara, menurut data dari Kementerian Kesehatan, RI mengalami kenaikan kasus yang cukup signifikan dengan total 5.516 kasus per Kamis (16/4). Lalu, untuk angka kematian akibat virus tersebut sebanyak 496 kasus.
Walaupun demikian, ada kabar baik dari Indonesia, sebab jumlah pasien yang sembuh lebih banyak dari pasien yang tertular COVID-19. Kamis kemarin angka pasien yang sembuh dari virus corona mencapai 548.
3. Sepuluh negara dengan kasus virus corona terbanyak di dunia

Berikut adalah daftar 10 negara dengan kasus positif COVID-19 terbanyak di seluruh dunia dengan mengutip data dari Universitas John Hopkins:
1 Amerika Serikat 667.225 kasus
2 Spanyol 184.948 kasus
3 Italia 168.941 kasus
4 Perancis 147.091 kasus
5 Jerman 137.698 kasus
6 Inggris 104.145 kasus
7 Tiongkok 83.403 kasus
8 Iran 77.995 kasus
9 Turki 74.193 kasus
10 Belgia 34.809 kasus



















