Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Wali Kota di AS Mundur Usai Mengaku Jadi Agen China

Wali Kota di AS Mundur Usai Mengaku Jadi Agen China
Mantan Wali Kota Arcadia, Eileen Wang ( City of Arcadia, CC0, via Wikimedia Commons)
Intinya Sih
  • Eileen Wang, mantan Wali Kota Arcadia, mengaku bersalah menjadi agen ilegal pemerintah China dan langsung mundur setelah pengakuannya terungkap di pengadilan federal AS.
  • Wang bersama mantan tunangannya, Yaoning Sun, menjalankan situs US News Center untuk menyebarkan propaganda pro-Beijing atas arahan pejabat China antara 2020 hingga 2022.
  • Wang kini terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara, sementara Dewan Kota Arcadia akan memilih pengganti baru setelah kasus ini mengguncang kepercayaan publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Mantan Wali Kota Arcadia, Eileen Wang, mengaku bersalah telah bertindak sebagai agen ilegal untuk pemerintah China. Pengakuan ini disampaikan di pengadilan federal Amerika Serikat (AS) pada Senin (11/5/2026).

Wanita berusia 58 tahun tersebut langsung mengundurkan diri dari jabatannya setelah kesepakatan pembelaannya terungkap ke publik. Ia diketahui menyebarkan propaganda pro-Beijing di wilayah AS.

1. Operasikan situs berita palsu untuk propaganda China

bendera China
bendera China (unsplash.com/CARLOS DE SOUZA)

Wang bersama mantan tunangannya, Yaoning "Mike" Sun, mengelola sebuah situs web bernama US News Center. Platform tersebut mengklaim sebagai sumber berita bagi komunitas Tionghoa-Amerika di sana.

Pada kenyataannya, mereka menggunakan situs itu untuk mengunggah konten yang mendukung kepentingan Republik Rakyat China. Keduanya menerima arahan langsung dari para pejabat pemerintah China antara akhir tahun 2020 hingga 2022.

Salah satu artikel propaganda yang mereka terbitkan berisi bantahan mengenai terjadinya genosida dan kerja paksa di Xinjiang. Wang membagikan tautan tulisan tersebut ke situsnya hanya dalam hitungan menit setelah menerima perintah.

"Tidak ada genosida di Xinjiang; tidak ada yang namanya 'kerja paksa' dalam kegiatan produksi apa pun, termasuk produksi kapas. Menyebarkan rumor semacam itu berarti mencemarkan nama baik China," tulis pejabat China yang mengarahkan Wang, dilansir New York Post.

2. Rekan Wang telah lebih dulu divonis

Ilustrasi pengadilan. (unsplash.com/Tingey Injury Law Firm)
Ilustrasi pengadilan. (unsplash.com/Tingey Injury Law Firm)

Yaoning Sun telah lebih dulu dijatuhi hukuman empat tahun penjara pada Februari lalu. Pria tersebut sebelumnya sempat menjabat sebagai manajer kampanye politik Wang pada pemilihan tahun 2022.

Selain Sun, penyidik juga menemukan komunikasi antara Wang dengan seorang pria bernama John Chen. Chen diyakini memiliki hubungan dekat dengan aparat intelijen China dan pejabat elite partai berkuasa.

Menanggapi kasus ini, pengacara Wang menyatakan bahwa kliennya sangat menyesali kesalahan di masa lalunya. Mereka berdalih bahwa Wang hanya tersesat akibat rasa cinta dan kepercayaan kepada orang yang salah.

Tim kuasa hukum juga menegaskan komitmen kliennya terhadap komunitas Arcadia tidak pernah pudar. Hal ini karena operasional situs web berkaitan dengan kehidupan pribadi Wang dan bukan jabatannya.

3. Wang terancam 10 tahun penjara

Ilustrasi penjara. (unsplash.com/Emiliano Bar)
Ilustrasi penjara. (unsplash.com/Emiliano Bar)

Akibat tindakan tersebut, Wang kini menghadapi ancaman hukuman maksimal 10 tahun di penjara federal. Kasus ini memicu peringatan dari para penegak hukum mengenai upaya infiltrasi asing di pemerintahan.

"Individu yang terpilih untuk jabatan publik di AS seharusnya bertindak hanya demi rakyat. Sangat mengkhawatirkan bahwa seseorang yang sebelumnya menerima arahan dari pejabat pemerintah China kini berada di posisi kepercayaan publik," ujar Asisten Jaksa Agung AS untuk Keamanan Nasional, John A Eisenberg, dilansir Al Jazeera.

Manajer Kota Arcadia, Dominic Lazzaretto, mengonfirmasi bahwa pelanggaran tersebut terjadi sebelum Wang resmi menjabat. Peninjauan internal memastikan tidak ada dana atau staf pemerintah kota yang dilibatkan dalam kegiatan ini.

Dewan Kota Arcadia berencana untuk segera memilih pemimpin pengganti pada pertemuan mereka berikutnya. Daerah yang dihuni sekitar 53 ribu penduduk ini akan mencari pemimpin baru hingga pemilihan umum berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Related Articles

See More