Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Warga Dinilai Pilih Prabowo karena Janji Susu dan Makan Siang Gratis

Warga Dinilai Pilih Prabowo karena Janji Susu dan Makan Siang Gratis
Pasangan capres cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming raka, jelang debat capres kelima yang akan digelar di JCC, Minggu (4/2/0224). (youtube.com/tvOne Digital TV POOL)

Jakarta, IDN Times - Omong-Omong Media melakukan pemantauan Pemilu 2024 di sejumlah wilayah. Menurut mereka ada sejumlah alasan mengapa warga memilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai presiden dan wakil presiden.

"Karena di banyak TPS-TPS yang kami pantau, paslon 02 memenangkan pemilihan, maka kemudian bergerak untuk mencari tahu untuk mengorek apa alasan pemilih memilih paslon 02," kata founder Omong-Omong Media, Okky Madasari dalam diskusi Jaga Pemilu, Sabtu (17/2/2024).

  1. 1. Warga takut bansos hilang dan terhiptonis citra gemoy

    Tayangan iklan videotron pencalonan presiden Prabowo-Gibran. (dok. Instagram @gibran_rakabuming)
    Tayangan iklan videotron pencalonan presiden Prabowo-Gibran. (dok. Instagram @gibran_rakabuming)

    Alasan pertama yang ditemukan adalah karena warga takut bantuan sosial (bansos) yang selama ini diberikan di era Presiden Joko "Jokowi" Widodo tidak diberikan lagi apabila calon lain yang dipilih. Dalam kampanyenya, Prabowo memiliki program membagikan susu dan makan siang gratis jika menang pemilu 2024. 

    Selain itu, warga juga melihat figur gemoy yang dicitrakan pada Prabowo dan dipilihnya Gibran sebagai cawapres.

    "Jadi faktor anak Jokowi itu ternyata  betul-betul berperan dalam membuat paslon 02 memenangkan dukungan," ujarnya.

  2. 2. Ada warga pilih Prabowo-Gibran karena kasihan

    Gibran unggah foto berpelukan dengan Prabowo di Kertanegara (instagram.com/gibran_rakabuming)
    Gibran unggah foto berpelukan dengan Prabowo di Kertanegara (instagram.com/gibran_rakabuming)

    Ada pula warga yang memilih Prabowo-Gibran karena tergiur dengan janji susu dan makan siang gratis. Bahkan, ada yang merasa kasihan dengan Prabowo.

    "Kasihan karena berulang kali kalah," ujarnya.

  3. 3. Omong-Omong media lakukan pemantauan di enam provinsi

    Ilustrasi warga menggunakan hak pilih di TPS. (IDN Times/Muhammad Nasir)
    Ilustrasi warga menggunakan hak pilih di TPS. (IDN Times/Muhammad Nasir)

    Temuan itu didapat melalui pemantauan Omong-Omong Media di sejumlah daerah. Daerah itu, antara lain ada di enam provinsi, 17 kabupaten/kota yang terdiri dari Jabodetabek, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sulawesi Selatan.

    "Pemantauan kami dimulai satu minggu sebelum pemilihan dengan pemantauan intensifnya H-2 sampai H+1," ujarnya.

Share Article
Editorial Team
Aryodamar
EditorAryodamar

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More