Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

PKS Koalisi dengan Hanura di Pilkada Kepri Usung Isdianto-Suryani

PKS Koalisi dengan Hanura di Pilkada Kepri Usung Isdianto-Suryani
Ilustrasi pekerja logistik Pemilu 2019 memperhatikan surat suara Pileg 2019 sebelum dilipat dan didistribusikan ke TPS. IDN Times/Prayugo Utomo

Jakarta, IDN Times - PKS akhirnya memutuskan untuk berkoalisi dengan Partai Hanura dengan mengusung Isdianto berpasangan dengan Suryani pada Pilkada Provinsi Kepulauan Riau 9 Desember 2020.

"Tadi malam, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman menegaskan PKS mengusung pasangan Isdianto-Suryani pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang bersama Partai Hanura," kata Ketua DPW PKS Raden Hari Tjahyono dikutip ANTARA, Senin (27/7/2020).

1. Isdianto-Suryani berpengalaman di pemerintahan Kepri

(Plt Gubernur Kepulauan Riau <kanan> Isdianto) Dokumentasi Humas Pemprov Kepulauan Riau
(Plt Gubernur Kepulauan Riau <kanan> Isdianto) Dokumentasi Humas Pemprov Kepulauan Riau

Menurut Raden, Isdianto-Suryani merupakan pasangan ideal untuk meneruskan pembangunan Kepri karena Isdianto berpengalaman di birokrasi Pemprov Kepri. Sementara Suryani sudah tiga periode menjabat sebagai anggota DPRD Kepri sehingga memahami persoalan politik pemerintahan di Kepri.

"Mereka pasangan yang sangat ideal dan serasi, InsyaAllah mampu membuat Kepri menjadi lebih baik lagi," ujar dia.

2. Isdianto-Suryani akan menantang koalisi PPP-NasDem-Golkar

Seorang penyandang disabilitas netra memasukkan surat suara saat Pemilihan Umum 2019 di Kota Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)
Seorang penyandang disabilitas netra memasukkan surat suara saat Pemilihan Umum 2019 di Kota Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)

Isdianto-Suryani akan menantang koalisi PPP-NasDem-Golkar yang mengusung Ansar Ahmad-Marlin Agustina sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PPP Kepri, Syarafudin Aluan mengatakan, seluruh pengurus PPP kabupaten dan kota di wilayah itu sepakat mengusung Ansar-Marlin.

"Kami sudah sampaikan kepada DPP PPP untuk mengusung Ansar-Marlin," ujarnya.

3. Partisipasi Pilkada Kepri berpotensi rendah

Seorang pekerja tengah merampungkan pengerjaan kotak suara Pemilu 2019 di Gudang eks Bandara Polonia, Medan (IDN  Times/Prayugo Utomo)
Seorang pekerja tengah merampungkan pengerjaan kotak suara Pemilu 2019 di Gudang eks Bandara Polonia, Medan (IDN Times/Prayugo Utomo)

Sementara itu, pengamat politik Yudhanto Adiputra mengatakan, partisipasi pemilih pada Pilkada di Provinsi Kepulauan Riau potensial rendah bila kandidat yang bertarung tidak memiliki daya tarik.

"Waspadai pemilih apatis, yang cenderung tidak menggunakan hak suara. Ini akan berubah bila figur memiliki magnet yang kuat untuk mendorong pemilih menggunakan hak suara di-TPS," ujarnya.

Ia menjelaskan pandemik COVID-19 belum tentu mempengaruhi partisipasi pemilih. Pada sisi lain, penyelenggara pemilu memang memiliki keterbatasan dalam penyosialisasikan pilkada sementara tim kampanye dan kandidat pilkada pun mengalami kesulitan dalam menyosialisasikan visi-misi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dwifantya Aquina
EditorDwifantya Aquina
Follow Us

Latest in News

See More

Organisasi Muslim AS Desak Trump Setop Serang Iran

08 Apr 2026, 04:21 WIBNews