Pramono: Saya Tidak Punya Ego, Proyek Anies hingga Ahok Dilanjutkan

- Pramono Anung menegaskan kepemimpinannya berfokus pada kesinambungan pembangunan tanpa ego politik, melanjutkan program dari era Ahok hingga Anies demi kemajuan Jakarta.
- Pemprov DKI menargetkan penyelesaian Rumah Sakit Sumber Waras senilai lebih dari Rp3 triliun dan peningkatan aksesibilitas Jakarta International Stadium melalui pembangunan stasiun KRL serta integrasi dengan kawasan Ancol.
- Pemerintah juga membersihkan 109 tiang monorel terbengkalai di Rasuna Said untuk dijadikan ruang publik baru dengan jalur sepeda dan pejalan kaki menjelang perayaan HUT ke-499 Jakarta.
Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan adanya pembangunan di Jakarta tanpa terhambat ego personal, yakni dengan melanjutkan proyek Gubernur sebelumnya.
"Salah satu problem kita semua adalah ego pemimpin itu kadang-kadang kebesaran. Jadi pemimpin gak mau melanjutkan hal yang baik dari pemimpin sebelumnya. Kalau saya gak ada ego sama sekali,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (1/4/2026).
Menurut dia, kontinuitas kepemimpinan merupakan hal yang penting bagi kemajuan sebuah bangsa dan daerah.
1. Penyelesaian rumah sakit sumber waras di era Ahok

Pramono mengatakan, dia berupaya menyelesaikan program-program yang telah berjalan tetapi belum mencapai tahap akhir. Salah satunya adalah pembangunan Rumah Sakit Sumber Waras yang sempat terkendala pada masa kepemimpinan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Pemprov DKI menargetkan proses groundbreaking dapat dimulai pada tahun 2026. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi salah satu rumah sakit berstandar internasional milik Pemerintah DKI Jakarta dengan alokasi anggaran mencapai lebih dari Rp3 triliun.
2. Integrasi dan penyempurnaan fasilitas JIS

Tak hanya itu, perhatian juga diberikan pada Jakarta International Stadium (JIS) yang dibangun pada masa Anies Baswedan.
Pramono menyebut, fokus utama saat ini adalah mengatasi kendala aksesibilitas seperti kemacetan dan keterbatasan lahan parkir yang selama ini menjadi keluhan pengunjung saat ada pertandingan atau konser.
Untuk mengatasinya, Pemprov DKI telah berencana membangun stasiun KRL tepat di bawah JIS agar warga dari berbagai wilayah dapat mengakses stadion dengan transportasi umum.
Selain itu, JIS akan dihubungkan dengan kawasan Ancol sehingga kendaraan pengunjung dapat dialihkan parkirnya ke Ancol yang hanya berjarak sekitar 350 meter dari stadion.
3. Pembersihan tiang monorel dan ruang publik baru

Sementara, pembersihan sisa-sisa proyek masa lalu juga dilakukan pada 109 tiang monorel di jalur Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang selama ini terbengkalai. Proses pembersihan ini ditargetkan tuntas sehingga pada bulan Juni, tepat saat Jakarta memasuki usia ke-499, kawasan tersebut dapat diresmikan sebagai ruang publik baru.
Area itu disebut Promono akan memiliki jalur loop baru bagi masyarakat yang memiliki hobi bersepeda atau olahraga jalan kaki.
Menurut Pramono, dengan adanya jalur di kawasan Kuningan ini, warga Jakarta memiliki pilihan rute olahraga baru selain kawasan Sudirman-Thamrin untuk menikmati suasana kota yang lebih baik.



















