- Kepala Kejaksaan Negeri Stabat (2012–2013)
- Kepala Bagian Sunproglapnil pada Sesjam Pidsus (2013–2014)
- Kasubdit Tindak Pidana Khusus Lain pada Direktorat Eksekusi dan Eksaminasi (2013–2014)
- Kepala Kejaksaan Negeri Semarang (2014–2015)
- Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Sumatra Utara (2016)
- Asisten Khusus Jaksa Agung (2016–2019)
- Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Kejaksaan Agung (2020)
Profil Asep Nana Mulyana, Wakil Jaksa Agung Baru yang Ditunjuk Prabowo

- Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung melalui Keppres yang diteken pada 21 Juli 2026, berdasarkan usulan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
- Asep Nana Mulyana lahir di Tasikmalaya tahun 1969, menempuh pendidikan hukum hingga meraih gelar doktor dan profesor kehormatan, serta berkarier di Kejaksaan sejak 1996.
- Sebelum menjadi Wakil Jaksa Agung, Asep pernah menjabat Kajati Banten dan Jawa Barat, Jampidum Kejagung, Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkumham, serta Ketua Umum PERSAJA.
Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto resmi menunjuk sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, salah satunya adalah Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung. Penunjukkan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) yang telah diteken pada Selasa (21/7/2026).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, mengatakan sejumlah pejabat baru di lingkungan Kejaksaan Agung merupakan hasil tim penilaian akhir berdasarkan usulan Jaksa Agung ST Burhanuddin.
“Kami informasikan bahwa kemarin Bapak Presiden telah menandatangani Keppres sesuai dengan hasil dari tim penilai akhir sebagaimana mengacu kepada surat usulan dari Jaksa Agung,” ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Istana, Rabu (22/7/2026).
Berikut profil dan perjalanan karier Asep Nana Mulyana.
Table of Content
1. Profil Asep Nana Mulyana, tempat lahir dan latar belakang pendidikan

Asep Nana Mulyana lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 14 Agustus 1969. Ia meraih gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Mataram pada 1994.
Selanjutnya, Asep menyelesaikan pendidikan Magister Humaniora di Fakultas Hukum Universitas Diponegoro pada tahun 2000, dan memperoleh gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Padjadjaran di tahun 2012.
Kemudian, pada 2022 Asep memperoleh gelar Profesor Kehormatan di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung dalam bidang Ilmu Hukum.
2. Memulai karier di Kejaksaan pada 1996

Asep memulai karier di Kejaksaan Agung pada 1996 sebagai staf Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Kejaksaan RI hingga 1998. Seiring berjalannya waktu, ia menduduki berbagai jabatan strategis, antara lain:
3. Pernah menjabat Kajati dan Jampidum Kejaksaan Agung

Kiprah Asep terus berlanjut saat dipercaya menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten pada 2020. Setahun kemudian, ia menduduki posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dengan pangkat Jaksa Utama Madya (Golongan IV/d).
Setelah menjadi Kajati Jawa Barat, Asep dipercaya menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Jaksa Agung pada 2026.
4. Pernah menjadi Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkum dan Ketua Umum PERSAJA

Sebelum kembali ke Kejaksaan Agung sebagai Wakil Jaksa Agung, Asep menjabat sebagai Direktur Jenderal Peraturan Perundang-undangan di Kementerian Hukum pada Februari 2023–2024. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Umum Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) untuk periode 2025–2027.
Pada posisi Wakil Jaksa Agung, Asep menggantikan posisi Feri Wibisono yang memasuki masa purnatugas pada 2025. Bersamaan dengan itu, Presiden juga melantik Kuntadi sebagai Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Leonard Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Harli Siregar sebagai Kepada Badan Pendidikan dan Pelatihan, dan Patris Yusrian Jaya selaku Kepala Badan Pemulihan Aset.
















