Rentetan Kecelakaan Kereta Api di Indonesia Sepanjang 2026

- Sepanjang awal 2026, terjadi serangkaian kecelakaan kereta di Indonesia melibatkan KRL, kereta jarak jauh, dan kendaraan darat dengan korban jiwa serta luka-luka di beberapa wilayah.
- Tabrakan besar di Stasiun Bekasi Timur antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL menewaskan 15 orang serta melukai 88 lainnya akibat rangkaian kereta berhenti mendadak di jalur terhalang.
- Insiden lain mencakup anjlokan KA Bangunkarta di Brebes yang ganggu jalur selatan, kecelakaan lansia tertabrak Commuter Line di Tulungagung, dan KA Dhoho menabrak truk mogok di Blitar.
Jakarta, IDN Times - Sepanjang tahun 2026, rentetan insiden kecelakaan yang melibatkan moda transportasi kereta api telah menjadi catatan krusial di berbagai wilayah Indonesia.
Insiden ini melibatkan rangkaian kereta api jarak jauh, layanan commuter line, hingga tabrakan dengan kendaraan darat lainnya.
Berikut IDN Times telah merangkum daftar lengkap peristiwa kecelakaan yang berkaitan dengan operasional kereta api selama periode tahun 2026 tersebut!
1. Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur

Peristiwa di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4/2026), berawal saat sebuah taksi listrik mogok di tengah perlintasan sebidang JPL 85 Ampera dan tertemper oleh KRL PLB 5181 relasi Jakarta-Cikarang. Insiden awal ini menyebabkan rangkaian KRL PLB 5568A yang berada di belakangnya harus melakukan pemberhentian darurat karena jalur di depannya terhalang oleh kecelakaan tersebut.
Kondisi jalur yang terhambat kemudian memicu tabrakan beruntun ketika KA 4 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi melaju dari arah yang sama. Kereta jarak jauh tersebut menghantam bagian belakang KRL PLB 5568A yang sedang berhenti di peron 2 Stasiun Bekasi Timur. Sampai saat berita ini ditulis korban jiwa berjumlah 15 orang dan 88 orang lainnya mengalami luka-luka.
2. Insiden anjlokan KA Bangunkarta di Bumiayu

Pada bulan yang sama, yakni 6 April 2026 pukul 14.15 WIB, KA Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen mengalami anjlok di petak Linggapura-Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Tiga gerbong dari rangkaian kereta yang membawa sekitar 580 penumpang tersebut keluar dari rel sehingga menyebabkan lintas selatan Pulau Jawa tidak dapat dilalui untuk sementara waktu.
Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan, terdapat lima penumpang yang mengalami luka-luka dan proses perbaikan jalur membutuhkan waktu sekitar delapan jam. Akibatnya, 13 perjalanan kereta api dialihkan melalui jalur utara, sementara delapan perjalanan lainnya, termasuk KA Taksaka dan KA Sawunggalih, terpaksa dibatalkan.
3. Truk pembawa sekoci tertemper kereta bandara

Truk pembawa sekoci tertemper Kereta Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan Stasiun Poris, Tangerang pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 06.05 WIB. Kejadian ini menyebabkan rangkaian kereta keluar jalur dan menghalangi layanan perjalanan kereta.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan, pihaknya melakukan evakuasi seluruh pengguna Commuter Line Basoetta No. 806 tujuan Bandara Soekarno-Hatta dan juga petugas.
“Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” kata Karina.
4. KA Dhoho menabrak truk di Blitar

Kemudian, pada 28 April 2026, terjadi kecelakaan yang melibatkan KA Dhoho relasi Kertosono–Malang di antara Stasiun Blitar dan Garum. Kereta tersebut menabrak sebuah truk yang mengalami kegagalan mesin dan mogok tepat di atas rel pada perlintasan resmi saat kereta sedang melintas.
Meskipun insiden ini tidak memakan korban jiwa massal, tabrakan tersebut berdampak pada operasional PT KAI pada hari yang sama dengan proses evakuasi kecelakaan di Bekasi. Peristiwa ini menjadi bagian dari catatan gangguan transportasi kereta api yang terjadi di wilayah Jawa Timur sepanjang periode tersebut.

















