Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

TOP 5: KTP-el Tetap Bisa Dipakai Check-in Hotel hingga Kata IPB soal Dapur MBG

TOP 5:  KTP-el Tetap Bisa Dipakai Check-in Hotel hingga Kata IPB soal Dapur MBG
Ilustrasi e-KTP. (IDN Times/Wira Sanjiwani)
Intinya Sih
  • Kemendagri menegaskan KTP elektronik tetap sah digunakan untuk berbagai layanan publik, termasuk check-in hotel, guna memastikan keabsahan identitas warga.
  • Rektor IPB University menyatakan kampus tidak terlibat dalam operasional dapur program Makan Bergizi Gratis dan hanya fokus pada riset serta inovasi gizi nasional.
  • Nadiem Makarim mengaku membayar gaji staf khususnya dengan uang pribadi saat menjabat menteri, sementara Timor Leste berniat jadi Ketua ASEAN 2029 dan Trump dijadwalkan bertemu Xi Jinping di Beijing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memastikan, KTP elektronik (KTP-el) tetap bisa digunakan masyarakat dalam berbagai kebutuhan yang memerlukan verifikasi maupun identitas kependudukan secara resmi.

Berita tersebut merupakan salah satu yang ditayangkan di kanal News IDN Times pada Senin (11/5/2026). Selain itu, ada juga berita mengenai pernyataan Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, yang menyatakan pihaknya tidak terlibat dalam operasional harian dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kampus dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Untuk mengetahui selengkapnya berita-berita menarik tersebut, berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.

1. Kemendagri Pastikan KTP Elektronik Tetap Bisa Dipakai Check-in Hotel

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) memastikan KTP elektronik (KTP-el) tetap bisa digunakan masyarakat dalam berbagai kebutuhan yang memerlukan verifikasi maupun identitas kependudukan secara resmi.

Hal tersebut sekaligus mengklarifikasi tentang maraknya pemberitaan di masyarakat yang menimbulkan pemahaman, bahwa masyarakat tidak perlu menyerahkan KTP saat menjalani layanan publik dan layanan lainnya, serta larangan fotokopi KTP-el.

Baca selengkapnya di sini!

2. IPB Tegaskan Tak Terlibat Operasional SPPG MBG, Fokus Aspek Saintifik

Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet, menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam operasional harian dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kampus dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dia mengatakan, pihaknya hanya fokus pada aspek saintifik.

Dia mengatakan, IPB University secara kelembagaan hanya mengambil peran strategis sebagai pusat keunggulan atau Center of Excellence (CoE) Pemenuhan Gizi Nasional. Fokusnya adalah pada riset, kajian akademik, peningkatan kapasitas (capacity building), dan inovasi gizi.

Baca selengkapnya di sini!

3. Nadiem Klaim Bayar Gaji Stafsus saat Jadi Menteri Pakai Uang Pribadi

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim mengaku membayar gaji para staf khususnya menggunakan uang pribadi saat masih menjabat menteri. Nadiem mengatakan hal tersebut membuatnya rugi.

"Tadi saudara akui itu menggunakan uang pribadi saudara ya? Benar ya? Benar begitu kan? Nah, apakah itu juga ada kaitannya, ya kan, terkait dengan khususnya peran juristan dan Fiona ini untuk perpanjangan saudara di dalam skema pengadaan Chromebook ini?" ujar jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (11/5/2026).

Baca selengkapnya di sini!

4. Timor Leste Berniat Jadi Ketua ASEAN 2029

Timor Leste ingin mengambil peran lebih besar di kawasan Asia Tenggara dengan menyampaikan niat menjadi ketua ASEAN pada 2029. Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari para pemimpin ASEAN dalam KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina.

Keinginan Timor Leste itu muncul di tengah proses percepatan integrasi negara tersebut menjadi anggota penuh ke-11 ASEAN.

Baca selengkapnya di sini!

5. Trump-Xi Jinping Bertemu Pekan Ini, Apa yang Akan Dibahas?

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu (13/5/2026), untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi dengan Presiden China Xi Jinping. Jika terlaksana sesuai rencana, kunjungan itu akan menjadi lawatan pertama presiden AS ke China dalam hampir satu dekade.

Kunjungan terakhir juga dilakukan Trump pada 2017 saat masa jabatan pertamanya. Kala itu, China menyambut Trump dengan kemegahan diplomatik, mulai dari tur pribadi ke Kota Terlarang hingga pertunjukan Opera Peking yang disebut Beijing sebagai kunjungan kenegaraan-plus.

Baca selengkapnya di sini!

Share
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah
Follow Us

Related Articles

See More