Usai Viral, Dishub Tindak Tegas Parkir Rp10 Ribu di Masjid Istiqlal

Jakarta, IDN Times - Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat akan menindak tegas dan memperketat pengawasan parkir liar di kawasan Masjid Istiqlal, Jalan Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Sawah Besar.
Kepala Sudinhub Jakarta Pusat, Wildan Anwar menegaskan, pihaknya bersama kepolisian akan menindak kendaraan parkir liar yang mengokupasi kawasan tersebut.
"Kita akan tindak tegas. Hari ini kita rapatkan dengan kepolisian agar hal serupa tidak terjadi lagi," katanya dalam siaran tertulis dilansir laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Senin (15/5/2023).
1. Dishub terjunkan 20 personel atasi parkir liar di depan Masjid Istiqlal

Menurut Wildan, saat ini kawasan di depan Masjid Istiqlal telah aman terkendali atau steril dari parkir liar. Kondisi tersebut tercipta setelah 20 personelnya dikerahkan ke lokasi.
"Selama ini kami selalu rutin menertibkan parkir liar secara tegas," katanya.
2. Warga diminta lapor ke kanal resmi

Ia meminta warga yang melihat adanya parkir liar agar segera melapor melalui kanal-kanal resmi Pemprov DKI Jakarta seperti JAKI, CRM atau instagram milik Sudinhub Jakarta Pusat.
"Segera laporkan kalau ada parkir liar. Kita akan segera tindaklanjuti laporan tersebut," ujarnya.
3. Warga hendak salat dimintai Rp10 ribu untuk parkir

Sebuah video yang memperlihatkan seorang warga diminta uang parkir sebesar Rp10 ribu di kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Instagram@merekamjakarta, terlihat sejumlah motor terparkir di pinggir jalan tidak jauh dari Masjid Istiqlal.
"Parkir di Istiqlal satu motor Rp10 ribu," ujar perekam video tersebut.Buat salat masa Rp 10 ribu parkiran," ujar perekam video dikutip IDN Times, Senin (15/5/2023).
4. Sempat ditawar Rp5 ribu tapi ditolak tukang parkir

Dalam video tersebut menarasikan, perekam tidak tahu ada parkiran di dalam Masjid Istiqlal atau tidak karena baru pertama kali ingin salat di Masjid Istiqlal.
"Sebelumnya saya tanya, ada parkir di dalam gak? Mereka jawabnya gak, oke saya parkir di situ," terang narasi tersebut.
Usai salat, warga tersebut kaget saat diminta uang parkir sebesar Rp10 ribu. Saudaranya pun menawar Rp5 ribu namun dua tukang parkir tersebut mengungkapkan tarif tersebut merupakan tarif biasa.
"Mereka menolak karena setiap hari mang tarifnya segitu," imbuhnya



















