Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

11 Jam Ditahan, Eks Pangeran Andrew Dilepas Kepolisian

11 Jam Ditahan, Eks Pangeran Andrew Dilepas Kepolisian
Andrew Mountbatten-Windsor tiba untuk menghadiri Misa Requiem, sebuah upacara pemakaman Katolik, untuk mendiang Katharine, Duchess of Kent, di Katedral Westminster di London pada 16 September 2025. (Foto: JORDAN PETTITT / POOL / AFP)
Intinya Sih
  • Andrew Mountbatten-Windsor dibebaskan setelah 11 jam ditahan oleh Kepolisian Thames Valley terkait dugaan pelanggaran jabatan publik, namun statusnya masih dalam penyelidikan.
  • Penyidik menelusuri dugaan bahwa Andrew pernah membocorkan informasi perdagangan kepada Jeffrey Epstein pada 2010 saat menjabat sebagai utusan khusus Inggris.
  • Hubungan lama Andrew dengan Epstein kembali disorot setelah muncul dokumen dan foto kontroversial yang memicu pertanyaan soal keterlibatannya dalam skandal tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Andrew Mountbatten-Windsor, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangeran Andrew, dibebaskan pada Kamis (19/2/2026) setelah ditangkap atas dugaan pelanggaran dalam jabatan publik, menurut keterangan kepolisian.

Ia diamankan lebih awal pada hari yang sama di kediamannya sebagai bagian dari penyelidikan terkait hubungannya dengan pelaku kejahatan seksual dan mantan taipan keuangan yang tercemar skandal, Jeffrey Epstein. Penyidik menyatakan penggeledahan di rumahnya telah selesai, namun petugas masih terus memeriksa properti lain yang berkaitan dengan penyelidikan tersebut.

1. Kepolisian beri pembaruan soal dugaan pelanggaran jabatan

Andrew Mountbatten-Windsor di National Memorial Arboretum, Alrewas, 1 September 2011
Andrew Mountbatten-Windsor di National Memorial Arboretum, Alrewas, 1 September 2011 (Thorne1983, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Kepolisian Thames Valley Police menyatakan bahwa Andrew Mountbatten-Windsor dibebaskan pada Kamis (19/2/2026) malam, sekitar 11 jam setelah penangkapannya. Ia terlihat meninggalkan kantor polisi dekat kediamannya di wilayah timur Inggris dengan menumpang mobil.

Polisi menjelaskan bahwa ia dibebaskan dengan status masih dalam penyelidikan, yang berarti belum didakwa tetapi tetap berada dalam proses hukum.

Dalam pernyataannya, Thames Valley Police menyampaikan bahwa mereka memberikan pembaruan terkait penyelidikan dugaan pelanggaran jabatan publik. Pada Kamis, seorang pria berusia 60-an asal Norfolk ditangkap atas kecurigaan tersebut dan kini telah dibebaskan dengan status masih diselidiki. Kepolisian juga memastikan bahwa penggeledahan di Norfolk telah selesai dilakukan.

2. Dugaan kebocoran informasi saat menjabat utusan perdagangan

Thames Valley Police Station, Slough
Thames Valley Police Station, Slough (commons.wikimedia.org/JThomas)

Polisi menyatakan tengah menelaah laporan bahwa Andrew Mountbatten-Windsor mengirimkan informasi perdagangan kepada Jeffrey Epstein pada 2010, saat ia menjabat sebagai utusan khusus Inggris untuk perdagangan internasional. Korespondensi antara keduanya dirilis akhir bulan lalu oleh U.S. Department of Justice sebagai bagian dari jutaan halaman dokumen dalam penyelidikan Amerika terhadap Epstein.

Thames Valley Police, yang wilayah kerjanya mencakup area barat London, menyatakan penyelidikan masih berlangsung dan menolak memberikan rincian tambahan. Berdasarkan hukum Inggris, status dibebaskan dalam penyelidikan memungkinkan aparat terus mengumpulkan dan menelaah bukti tanpa menahan tersangka.

3. Hubungan antara Andrew dengan Jeffrey Epstein

Foto tanpa tanggal ini, yang diambil di lokasi yang dirahasiakan dan dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari 2026 sebagai bagian dari berkas Jeffrey Epstein, menunjukkan mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor berlutut di atas seorang wanita yang terbaring di lantai.
Foto tanpa tanggal ini, yang diambil di lokasi yang dirahasiakan dan dirilis oleh Departemen Kehakiman AS pada 30 Januari 2026 sebagai bagian dari berkas Jeffrey Epstein, menunjukkan mantan pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor berlutut di atas seorang wanita yang terbaring di lantai. (Photo by HANDOUT / US DEPARTMENT OF JUSTICE / AFP)

Andrew Mountbatten-Windsor telah bertahun-tahun berada di bawah sorotan terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein, yang ditemukan tewas di sel penjara New York pada 2019 saat menunggu persidangan atas dakwaan perdagangan seks federal. Mantan pangeran itu mengakui mengenal Epstein, namun secara konsisten membantah melakukan pelanggaran. Perhatian kembali menguat setelah dokumen di Amerika Serikat dirilis dan memunculkan pertanyaan apakah ia membagikan informasi rahasia kepada Epstein ketika menjabat sebagai utusan perdagangan Inggris. Ia membantah tuduhan keterlibatan dalam tindakan ilegal terkait Epstein.

Namun, semua bantahannya sia-sia ketika sebuah foto yang luas beredar memperlihatkan Andrew yang saat itu masih bergelar pangeran, merangkul Virginia Giuffre, seorang perempuan Amerika yang menuduh Epstein memperdagangkannya dan mengklaim dirinya mengalami pelecehan seksual oleh Andrew ketika masih remaja. Foto yang diyakini diambil di London pada awal 2000-an itu lama menjadi pusat kontroversi. Andrew membantah tuduhan Giuffre dan sebelumnya meragukan keaslian gambar tersebut. Foto itu berulang kali dikutip dalam dokumen pengadilan serta laporan media.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ernia Karina
EditorErnia Karina
Follow Us

Latest in News

See More