Berawal dari kampanye seorang remaja.

Default Image IDN Menurut Al Jazeera, karakter emoji berhijab telah disetujui oleh Unicode, sebuah konsorsium internasional yang bertanggungjawab membuat emoji untuk produk Apple, pada November 2016 lalu. Semua berawal ketika seorang remaja berusia 15 tahun bernama Rayouf Alhumedhi membuat kampanye lewat situs The Hijab Emoji Project.
Rayouf yang berasal dari Arab Saudi dan tinggal di Jerman mengirimkan proposal kepada Unicode pada September 2016. Ia mengaku tak ada emoji yang cocok merepresentasikan dirinya dan jutaan perempuan Muslim, Kristen dan Katolik yang berhijab.
Apple menyebut ini demi inklusivitas.

Default Image IDN Emoji yang dipamerkan pada Senin (18/7) tersebut disebut sebagai upaya Apple untuk mewujudkan inklusivitas. "Emoji baru akan memudahkan pengguna untuk mengekspresikan diri mereka dengan keberagaman yang semakin besar, binatang dan karakter tambahan, serta wajah-wajah smiley lainnya," kata Apple.
Selain emoji perempuan berhijab, ada juga emoji perempuan tengah menyusui dan seorang pria yang melakukan meditasi. Pengguna Apple di Amerika Serikat, Meksiko, Brazil, Indonesia, Thailand, Inggris, Spanyol, Prancis, Italia dan Jerman merupakan pengguna emoji terbesar di Facebook. Mereka diyakini akan sangat antusias ketika emoji-emoji baru Apple diluncurkan pada akhir tahun 2017.
Curated For You
Editorial Team
EditorRosa Folia
Related Articles
- 25 Agu 2026, 07:38 WIB
RI Gandeng Perusahaan Putra Taipan India, Perkuat Kesehatan Satwa Liar
NewsPolls - 25 Agu 2026, 05:00 WIB
TOP 5: Korban Gempa NTT Tembus 100 Jiwa hingga Viral Lepas Jilbab di Unhan




















