Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ular Bersembunyi di Kabin Pesawat Jepang, Penerbangan Dibatalkan

2 min read
Ular Bersembunyi di Kabin Pesawat Jepang, Penerbangan Dibatalkan
ilustrasi kabin pesawat (pexels.com/Pew Nguyen)
  • Penerbangan JAL 3653 dari Fukuoka ke Kagoshima dibatalkan setelah pilot melihat hewan kecil bergerak di ruang kemudi; keputusan itu berdampak pada 43 calon penumpang.
  • Setelah pencarian 24 jam dan pembongkaran penutup lantai kabin, petugas menemukan ular sepanjang 40 sentimeter bersembunyi di bawah karpet lorong belakang pesawat.
  • Ahli mengidentifikasi ular tersebut sebagai anak ular bergaris Jepang yang tidak berbisa. Maskapai memeriksa kabel dan elektronik sebelum pesawat kembali beroperasi sesuai standar keselamatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Seekor ular sepanjang 40 sentimeter ditemukan bersembunyi di bawah karpet kabin pesawat milik maskapai Japan Air Commuter di Bandara Fukuoka, Jepang, pada Selasa (20/10/2026). Temuan hewan melata ini membuat penerbangan antarwilayah terpaksa dibatalkan demi menjaga keselamatan para penumpang.

Keputusan pembatalan tersebut diambil setelah pilot sempat melihat pergerakan satwa di ruang kemudi sesaat sebelum pesawat lepas landas sehari sebelumnya. Pihak maskapai pun langsung memeriksa seluruh bagian pesawat guna memastikan tidak ada sistem kelistrikan yang terganggu.

  1. 1. Kemunculan hewan di ruang kemudi batalkan penerbangan ke Kagoshima

    Penumpang duduk di kabin kelas ekonomi pesawat.
    Ilustrasi penumpang berada di dalam kabin kelas ekonomi pesawat. (Unsplash/Suhyeon Choi)

    Peristiwa ini bermula pada Senin (19/10/2026) siang saat pesawat ATR42 bernomor penerbangan JAL 3653 bersiap terbang dari Bandara Fukuoka menuju Kagoshima. Pesawat tersebut baru saja menyelesaikan perjalanan dari Bandara Izumo di wilayah Shimane. Sekitar pukul 12.45 waktu setempat, pilot melihat seekor hewan kecil bergerak di ruang kemudi sebelum akhirnya menyelinap ke celah sempit di lantai kabin dan menghilang.

    Demi mencegah satwa tersebut merusak kabel penting atau menimbulkan kepanikan penumpang di udara, pihak pengelola membatalkan penerbangan pada pukul 12.50. Langkah pengamanan ini berdampak pada 43 calon penumpang yang hendak berangkat menuju Kagoshima.

    "Sepanjang catatan kami, belum pernah ada kejadian ular yang berhasil masuk ke dalam kabin pesawat sebelumnya," ujar perwakilan dari Japan Air Commuter, dilansir The Japan Today.

  2. 2. Pencarian selama 24 jam hingga ular ditemukan di balik lantai

    ilustrasi kabin pesawat
    ilustrasi kabin pesawat (pexels.com/Pew Nguyen)

    Menyusul pembatalan tersebut, tim teknisi langsung memeriksa kondisi pesawat semalaman di hanggar bandara. Karpet kabin sengaja dipasang sangat rapat demi memenuhi aturan keselamatan, sehingga petugas harus membongkar penutup lantai secara bertahap untuk memeriksa jalur teknis di bawahnya.

    Pencarian tanpa henti selama 24 jam akhirnya membuahkan hasil pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 13.00 waktu setempat. Petugas menemukan ular tersebut bersembunyi di balik penutup lantai lorong bagian belakang kabin. Teknisi kemudian bekerja sama dengan petugas penangan hewan liar untuk menangkap dan mengeluarkan reptil itu dari dalam pesawat.

  3. 3. Pemeriksaan menyeluruh pada sistem pesawat usai penemuan ular

    ilustrasi kabin pesawat
    ilustrasi kabin pesawat (unplash.com/Mohammad Arrahmanur)

    Pemeriksaan oleh ahli satwa memastikan bahwa hewan tersebut merupakan anak ular bergaris khas Jepang yang tidak berbisa. Pihak maskapai juga memastikan tidak ada hewan peliharaan kiriman penumpang yang lepas dari bagasi kargo, sehingga ular liar itu diduga menyusup sendiri dari area luar bandara.

    Tim teknisi memeriksa seluruh kabel dan perangkat elektronik guna memastikan tidak ada kerusakan akibat gigitan maupun gesekan hewan tersebut. Pihak maskapai menegaskan bahwa pesawat baru akan dioperasikan kembali setelah semua standar keselamatan dan kelaikan terbang terpenuhi sepenuhnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More