16 Kecamatan di Bogor Dikepung Bencana, Evakuasi Masih Berlanjut

- Hujan deras di Kabupaten Bogor memicu 33 kejadian bencana di 16 kecamatan, meliputi banjir, tanah longsor, dan angin kencang yang masih dalam proses penanganan BPBD.
- Banjir mendominasi dengan 15 titik terdampak, sementara beberapa desa seperti Ciherang dan Sinarsari masih menunggu penanganan lanjutan akibat luapan air.
- Tanah longsor terjadi di 11 lokasi dan angin kencang menerjang 6 wilayah, menyebabkan kerusakan bangunan serta menghambat akses warga di sejumlah kecamatan.
Bogor, IDN Times - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor mengakibatkan rentetan bencana alam di berbagai titik.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor hingga Senin (4/5/2026) pukul 00.00 WIB, tercatat puluhan kejadian mulai dari banjir, tanah longsor, hingga angin kencang.
Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, mengonfirmasi tim di lapangan masih terus berjibaku melakukan penanganan.
"Saat ini anggota sedang melakukan evakuasi lanjutan di beberapa titik yang terdampak cukup parah," ujar Andi kepada IDN Times, Senin (4/5/2026).
Andi menyebut, banjir menjadi kejadian yang paling mendominasi dengan total 15 titik. Meski beberapa wilayah seperti Tugu Pancakarsa dan Ciomas sudah dinyatakan aman pasca-kaji cepat, masih ada wilayah yang menunggu penanganan lebih lanjut.
Beberapa desa di Kecamatan Dramaga, Sukamakmur, hingga Tanjungsari dilaporkan masih terdampak luapan air.
BPBD terus memantau pemukiman warga di Desa Ciherang dan Desa Sinarsari yang masuk dalam daftar wilayah yang belum tertangani sepenuhnya.
1. Tanah longsor terjadi di 11 lokasi, akses warga terganggu

Andi merinci, bencana tanah longsor tercatat terjadi di 11 lokasi yang tersebar di beberapa kecamatan. Wilayah seperti Bojong Gede, Sukaraja, dan Babakan Madang, sudah mendapatkan penanganan awal.
Namun, tantangan berat masih dihadapi tim di Kecamatan Nanggung dan Cigudeg. Di Desa Cisarua (Nanggung), terdapat empat kampung (Cihiris, Gunung Gantung, Cimaja, dan Pongkor Citamiang) yang masuk dalam zona waspada longsor.
2. Angin kencang robohkan bangunan di 6 titik

Fenomena angin kencang, dijelaskan Andi juga dilaporkan menerjang enam wilayah. Area Gelora Pakansari, Cibinong, sempat terdampak namun tim BPBD memastikan proses evakuasi di lokasi tersebut telah berhasil dilakukan.
Kecamatan Cibungbulang dan Pamijahan juga menjadi wilayah terdampak angin kencang yang cukup serius, hingga sejumlah rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.
3. Total 33 kejadian di 32 desa/kelurahan

Secara keseluruhan, lanjutnya, BPBD Kabupaten Bogor mencatat ada 33 kejadian bencana yang tersebar di 16 kecamatan dan 32 desa/kelurahan.
Selain bencana alam, terdapat satu kejadian non-alam berupa evakuasi satwa liar (ular) di Kecamatan Kemang yang telah berhasil ditangani.
BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada, terutama bagi mereka yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.

















