Suriah selatan sendiri merupakan wilayah yang berbatasan langsung dengan Yordania. Wilayah ini menjadi tempat yang sering digunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk menyelundupkan senjata ilegal dan narkoba ke Yordania.
Yordania Serang Tempat Penyelundupan Senjata dan Narkoba di Suriah

- Militer Yordania melancarkan serangan ke fasilitas penyelundupan senjata dan narkoba di Suriah selatan setelah mengumpulkan intelijen agar operasi tepat sasaran tanpa korban sipil.
- Aksi penyelundupan dinilai mengancam keamanan nasional Yordania, sehingga militer berkomitmen menindak tegas setiap ancaman terhadap kedaulatan dan stabilitas kerajaan.
- Serangan terhadap kelompok penyelundup makin intens sejak runtuhnya rezim Bashar Al-Assad pada 2024, dengan kerja sama keamanan antara Yordania dan Suriah yang semakin diperkuat.
1. Serangan dilakukan ke sejumlah fasilitas penyelundupan senjata dan narkoba

Menurut keterangan militer Yordania, serangan dilakukan ke sejumlah fasilitas di Suriah selatan yang biasa digunakan untuk menyelundupkan senjata dan narkoba. Beberapa di antaranya, seperti gudang, laboratorium, dan pabrik. Semua fasilitas itu digunakan untuk mengumpulkan senjata dan narkoba sebelum diselundupkan ke Yordania.
Sebelum melakukan serangan, militer Yordania sudah lebih dulu mengumpulkan info intelijen soal tempat penyelundupan senjata dan narkoba yang ada di Suriah selatan. Langkah ini dilakukan agar serangan tepat sasaran dan tidak melukai warga sipil. Setelah semua data terkumpul, barulah mereka meluncurkan serangan pada Minggu pagi.
2. Penyelundupan senjata dan narkoba mengganggu keamanan Yordania

Militer Yordania menambahkan, aksi penyelundupan senjata dan narkoba ini sangat mengganggu keamanan nasional. Sebab, tindakan ini membuat warga Yordania bisa dengan mudah membeli dan memperjualbelikan senjata dan narkoba di pasaran. Oleh karena itu, militer Yordania berjanji akan membasmi oknum-oknum yang terlibat dalam aksi tersebut sesegera mungkin.
“Angkatan bersenjata Yordania menegaskan bahwa mereka akan terus menangani secara proaktif dan tegas sebagai tindakan pencegahan terhadap setiap ancaman keamanan dan kedaulatan kerajaan. Angkatan bersenjata Yordania juga akan mendedikasikan kemampuan dan sumber daya mereka untuk menghadapinya dengan kekuatan dan tekad penuh,” bunyi pernyataan resmi militer Yordania, seperti dilansir Jerusalem Post.
3. Yordania gencar membasmi tempat dan kelompok penyelundup senjata dan narkoba

Selama beberapa tahun terakhir, Yordania memang kerap menyerang tempat dan kelompok penyelundup senjata dan narkoba ilegal yang bermarkas di Suriah selatan. Namun, serangan makin gencar dilakukan saat rezim eks Presiden Suriah, Bashar Al-Assad, runtuh pada akhir 2024 silam. Hal ini karena Suriah juga membantu Yordania untuk membasmi kelompok dan tempat penyelundupan senjata dan narkoba yang ada di wilayahnya.
Sejak rezim Al-Assad runtuh, Suriah mulai meningkatkan keamanan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk meredam ancaman dari kelompok pemberontak yang mendukung Al-Assad agar tidak mengganggu keamanan negara. Sebab, kelompok-kelompok tersebut kerap melakukan serangan terhadap warga sipil yang tidak bersalah.


















