Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Jadi KA Anggrek per 9 Mei 2026

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Jadi KA Anggrek per 9 Mei 2026
ilustrasi kereta api Indonesia (unsplash.com/Salman Rameli)
Intinya Sih
  • PT KAI resmi mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek mulai 9 Mei 2026 sebagai bagian dari pembaruan identitas layanan.
  • Perubahan nama ini mencerminkan komitmen PT KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman serta berkesan.
  • Langkah pergantian nama dilakukan setelah insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan KA Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, menewaskan 16 orang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan perubahan nama kereta pasca insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu. Mereka mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek jadi KA Anggrek.

"Seperti anggrek yang terus tumbuh dan beradaptasi, perjalanan pun selalu membawa semangat baru. Mulai 9 Mei 2026, KA Argo Bromo Anggrek hadir dengan identitas baru menjadi KA Anggrek," tulis PT KAI dalam keterangan resmi.

1. Wujud komitmen PT KAI berikan layanan terbaik

ilustrasi kereta api
ilustrasi kereta api (commons.wikimedia.org/Agna ihsan)

PT KAI menyebut, perubahan jadi KA Anggrek tak semata pergantian nama. Di dalamnya ada wujud komitmen PT KAI untuk memberikan layanan terbaik.

"Bukan sekadar perubahan nama, tapi juga wujud komitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dalam setiap perjalananmu," tulis PT KAI.

2. Siap menemani perjalanan para pecinta kereta

ilustrasi kereta api
ilustrasi kereta api (commons.wikimedia.org/Bahnfrend)

Lebih jauh, PT KAI menyebut KA Anggrek siap menemani perjalanan para pecinta kereta api di Indonesia. Apalagi, KA Anggrek melewati kota-kota penting.

"Dengan rute andalan yang menghubungkan kota-kota penting, KA Anggrek siap menemani perjalanan yang lebih nyaman, aman, dan berkesan," tulis PT KAI.

3. Berganti nama usai insiden di Bekasi

IMG_20260501_160708.jpg
Ratusan buket bunga di Stasiun Bekasi Timur. (IDN Times/Imam Faishal)

Pergantian nama ini dilakukan tak lama setelah KA Bromo Anggrek terlibat dalam insiden kecelakaan parah di Stasiun Bekasi Timur. Kereta ini menabrak KRL Commuter Line yang sedang berhenti.

Penyebab berhentinya KRL Commuter Line lantaran ada taksi SM Green Line yang tertabrak di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini menewaskan 16 orang, plus membuat KA Bromo Anggrek diganti jadi KA Anggrek.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Related Articles

See More