Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kala Sjafrie Ajak Menhan Jepang ke Bali di Sela Kunjungan ke Indonesia

Kala Sjafrie Ajak Menhan Jepang ke Bali di Sela Kunjungan ke Indonesia
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) ketika mengajak Menhan Jepang, Shinjiro Koizumi berkunjung ke Bali. (Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) ketika mengajak Menhan Jepang, Shinjiro Koizumi berkunjung ke Bali. (www.x.com/@sinjirokoiz)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Menhan Jepang Shinjiro Koizumi disambut hangat oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, termasuk penerbangan khusus ke Bali menggunakan pesawat pemerintah yang pernah menjadi pesawat kepresidenan.
  • Koizumi dan Sjafrie menikmati momen kebersamaan di Bali, mulai dari makan malam bernuansa budaya hingga menyaksikan matahari terbit sambil mempererat hubungan persahabatan kedua negara.
  • Kunjungan Koizumi ditutup dengan penyerahan foto simbolik dan penandatanganan kerja sama pertahanan Indonesia–Jepang, menandai babak baru kolaborasi berbasis saling menghormati dan keuntungan bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, sudah meninggalkan Indonesia untuk bertolak ke Filipina. Namun, ada momen menarik saat melakukan kunjungan kerja di Indonesia selama 48 jam.

Begitu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Minggu, 3 Mei 2026, Koizumi mendapat perlakuan khusus oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Sebuah mobil sudah menanti dan mengantar ke area VVIP. Di sana, sudah tersedia pesawat jenis Boeing 737-800 NG yang siap mengantar Menhan berusia 45 tahun itu menuju Bali.

"Pesawat itu pernah digunakan sebagai pesawat kepresidenan dan kini dimanfaatkan sebagai pesawat pemerintah. Bahkan, pilot yang mengemudikan dan merawat pesawat berasal dari militer angkatan udara," cuit Koizumi di akun media sosialnya, dikutip Selasa (5/5/2026).

Ia mengenang April lalu saat Sjafrie transit di Bandara Narita Jepang dari Amerika Serikat, sempat terjadi perbincangan di antara keduanya. Ketika itu, Sjafrie mengatakan akan menyiapkan pesawat kepresidenan dan siap menantikan kunjungan Koizumi ke Indonesia.

"Saya pikir, tidak mungkin itu nyata. Tetapi ternyata kalimat itu benar-benar ditepati. Menteri Sjafrie terima kasih banyak. Perlakuan yang Anda berikan benar-benar menyejukkan hati saya," katanya.

1. Menhan Koizumi menikmati kudapan buatan Jepang di pesawat

Kala Sjafrie Ajak Menhan Jepang ke Bali di Sela Kunjungan ke Indonesia. Shinjiro Koizumi, Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan Shinjiro Koizumi ketika diantar ke Bali oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menggunakan pesawat kepresidenan khusus. (www.x.com/@sinjirokoiz)

Momen menarik lainnya terjadi saat berada di dalam pesawat untuk tamu-tamu VVIP itu. Saat sedang menyaksikan film yang diputar, Koizumi menemukan ada kudapan cokelat buatan Jepang.

"Tentu saja saya langsung berkomentar 'ini permen dari Jepang!' Kami pun membicarakan banyak hal, dari urusan pekerjaan hingga keluarga. Saya benar-benar merasakan pemahaman bersama yang tumbuh di setiap pertemuan," kata Koizumi.

Kepercayaan pribadi itu, kata Koizumi, diyakini dapat memperkuat kerja sama yang nyata di antara kedua negara. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Udara (AU) untuk penerbangan yang nyaman dan aman.

2. Menhan Koizumi menikmati matahari terbit di Bali

Shinjiro Koizumi, Sjafrie Sjamsoeddin
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) ketika mengajak Menhan Jepang, Shinjiro Koizumi berkunjung ke Bali. (www.x.com/@sinjirokoiz)

Begitu tiba di Bali, Sjafrie mengajak Menhan Koizumi makan malam di sebuah hotel bintang lima di area Nusa Dua. Menu untuk makan malamnya pun ternyata sudah disiapkan menu makanan Jepang. Sedangkan, sambil menyantap makan malam, pagelaran Tari Bali turut ditampilkan. Dalam satu malam, kata Koizumi, budaya dua negara sudah diperkenalkan.

"Dalam waktu singkat, ini merupakan sebuah makan malam yang hangat dan disiapkan oleh Menhan Sjafrie. Harapannya kami bisa merasakan budaya dan tradisi Bali," katanya.

Di penghujung makan malam itu, Koizumi menghadiahi sepasang sepatu untuk Sjafrie. Hadiah itu dipilih karena ia menyukai olahraga berjalan kaki. Pada Senin paginya, Sjafrie mengajak Menhan Koizumi menikmati matahari terbit dari pantai di Nusa Dua.

"Saat kami berjalan, kami sempat berbincang dan memperdalam hubungan persahabatan kami lebih jauh. Meskipun waktu saya berada di Bali hanya 12 jam, tetapi saya mengucapkan terima kasih kepada gestur baik Menteri Sjafrie yang ingin menyaksikan keindahan Bali. Walaupun hal itu terlaksana dalam waktu singkat," tutur Koizumi.

3. Menhan Koizumi menghadiahkan foto ketika Sjafrie berkunjung ke Jepang

Shinjiro Koizumi, Sjafrie Sjamsoeddin, Jepang
Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi ketika memberikan kenang-kenangan foto ketika Menhan Sjafrie Sjamsoeddin berkunjung ke Kemhan Jepang pada 2025. (IDN Times/Santi Dewi)

Saat tiba di Jakarta pada Senin pagi, Menhan Koizumi kembali memberikan hadiah khusus berupa foto kedua pemimpin itu saat berada di Kemhan Jepang pada 2025 lalu. Sjafrie berdiri tepat di depan patung Jenderal Sudirman yang ada di area halaman kantor Kemhan Jepang.

Dikutip dari situs resmi Kemhan, Jenderal Sudirman menjadi satu-satunya patung pahlawan asing yang dipajang di area halaman Kemhan Jepang. Ini merupakan fenomena yang unik dan keistimewaan bagi Indonesia.

"Ini foto patung Pak Sudirman di (halaman Kemhan) Jepang, pahlawan yang sama. Ini dikirim oleh Menteri Pertahanan Jepang kepada saya," kata Menhan Sjafrie kepada awak media pada Senin kemarin.

Sementara, Sjafrie menandatangani kesepakatan kerja sama pertahanan dengan Jepang pada Senin, 4 Mei 2026 di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat. Penandatanganan itu turut disaksikan oleh Menhan Koizumi yang kali pertama berkunjung ke Tanah Air. Selain itu, ada pula Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto.

Purnawirawan jenderal bintang empat itu mengatakan, hal itu menjadi babak baru bagi relasi pertahanan Indonesia dan Jepang. Sebab, ini kali pertama pertemuan Menhan Jepang dan Indonesia digelar.

"Sekaligus kami melakukan hal ini berdasarkan mutual respect, mutual benefit, dan mutual advantage di antara Jepang dan Indonesia, khususnya Kementerian Pertahanan dari kedua negara," ujarnya.

"Kami akan melakukan pertukaran pandangan secara konstruktif mengenai pembangunan pertahanan kedua negara di dalam hubungan kemanusiaan dan untuk mengatasi bencana alam," imbuhnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rochmanudin Wijaya
EditorRochmanudin Wijaya
Follow Us

Related Articles

See More