Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, 4 Orang Terluka

- Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, melibatkan beberapa kendaraan dan menyebabkan empat orang luka-luka pada Senin pagi.
- Satu korban perempuan mengalami luka cukup parah di kaki akibat terseret mobil boks, sementara tiga korban lainnya mengalami luka ringan dan segera dievakuasi ke rumah sakit.
- Kecelakaan diduga dipicu oleh mobil yang mengerem mendadak, dan penanganan dilakukan bersama petugas kepolisian serta Dinas Perhubungan di lokasi kejadian.
Jakarta, IDN Times – Kecelakaan beruntun melibatkan sejumlah kendaraan terjadi di Jalan Letjen MT Haryono, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026) sekitar pukul 07.20 WIB. Dalam insiden tersebut empat orang mengalami luka-luka.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, mengatakan saat kejadian dirinya berada di sekitar lokasi kecelakaan dan membantu mengatur arus lalu lintas, sembari menghubungi petugas Dishub agar segera menuju lokasi.
"Terjadi kecelakaan beruntun, kebetulan saya sekitar tujuh mobil di belakangnya. Saat itu saya keluar dari mobil dan membantu mengatur lalu lintas sebentar, sambil menelepon para petugas Dishub agar datang," kata Budi saat dihubungi IDN Times.
1. Sebanyak empat korban terluka

Budi mengatakan kecelakaan mengakibatkan empat korban, terdiri atas tiga orang luka ringan dan seorang lainnya luka sedang.
Korban yang mengalami luka sedang merupakan seorang perempuan yang kaki kirinya terseret mobil boks. Ia dievakuasi menggunakan tandu sebelum dibawa ambulans ke rumah sakit.
"Ada empat korban kecelakaan, tiga luka ringan dan satu sedang. Yang satu kaki kirinya terseret mobil boks di bawah kolong," ujarnya.
2. Satu korban luka parah

Ia langsung menghubungi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta agar ambulans terdekat diterjunkan ke lokasi. Ambulans dari RSUD Pasar Minggu kemudian datang untuk mengevakuasi korban. Sementara dua korban perempuan lainnya lebih dulu dibawa menggunakan kendaraan kepolisian ke klinik terdekat.
"Satu orang wanita yang luka sedang harus dibawa memakai tandu karena kaki kirinya terluka cukup parah," ucapnya.
3. Diduga akibat mobil mendadak berhenti

Budi mengungkapkan berdasarkan keterangan awal sopir mobil boks, kecelakaan diduga bermula ketika sebuah mobil mengerem secara mendadak. Di antara kendaraan tersebut terdapat sepeda motor sehingga tabrakan beruntun tidak dapat dihindari.
"Menurut pengakuan sopir boks, ada mobil yang mengerem mendadak dan di tengahnya ada kendaraan roda dua," ujar Budi.
4. Penanganan bersama Polri

Budi menjelaskan, penanganan korban dilakukan bersama petugas kepolisian karena lokasi kecelakaan berada tepat di depan Gedung Korlantas Polri.
"Kami juga dibantu oleh petugas kepolisian yang memang kondisi kejadian tepat didepan korlantas Polri," katanya




















