Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkot Jakbar Selidiki Kematian Bocah Terduga Kena Hepatitis Akut

Pemkot Jakbar Selidiki Kematian Bocah Terduga Kena Hepatitis Akut
Ilustrasi rumah sakit (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)

Jakarta, IDN Times - Penyakit hepatitis akut yang menyerang anak-anak di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jakarta, menjadi momok menakutkan, khususnya bagi orangtua. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat pun melacak penyebab kematian anak berusia delapan tahun yang diduga terjangkit hepatitis akut.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Sudinkes Jakarta Barat Arum Ambarsari mengatakan, anak tersebut sudah dirawat di Rumas Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawah Besar pada 15 April, kemudian dirujuk ke RSUD Cipto Mangunkusumo pada 17 April 2022.

"Meninggal dunia terindikasi kemungkinan (proable) hepatitis akut yang masih belum diketahui etiologinya," kata Arum.

1. Belum jelas penyakitnya

ilustrasi tenaga kesehatan (ANTARA FOTO/Fauzan)
ilustrasi tenaga kesehatan (ANTARA FOTO/Fauzan)

Dilansir ANTARA, Arum belum bisa menjelaskan penyakit kematian yang diderita warga Taman Sari itu.

Setelah dilakukan perawatan, anak delapan tahun tersebut meninggal pada 19 April 2022.

Setelah meninggal dunia, pihak Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat mendapat laporan adanya kemungkinan terjangkit penyakit hepatitis.

2. Diperiksa kondisi rumah dan lingkungan tinggal

Ilustrasi belajar di rumah (IDN Times/Rochmanudin)
Ilustrasi belajar di rumah (IDN Times/Rochmanudin)

Atas laporan tersebut, pihak Arum langsung melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke rumah korban. Mereka memeriksa kondisi rumah dan lingkungan tempat tinggal korban.

"Kami juga meneliti faktor lingkungan yang menyebabkan risiko terjadinya hepatitis akut," kata Arum.

Proses investigasi yang dilakukan Suku Dinas Kesehatan Jakbar masih berlangsung hingga saat ini.

3. Sudah lebih dari 20 kasus terduga hepatitis akut

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan terdapat 21 kasus dugaan hepatitis akut yang ditemukan di Ibu Kota. Dalam laporan tersebut, tercatat tiga anak meninggal dunia.

"Data sementara ada 21 kasus yang diduga terkait hepatitis akut. Namun demikian ini masih dalam proses penyelidikan epidemiologi," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu, 11 Mei 2022.

Meski tidak memberikan detail sebaran 21 kasus hepatitis di Jakarta, penyakit ini tidak hanya menyerang anak-anak namun juga orang dewasa, tegas Riza.

Ia meminta masyarakat untuk menerapkan gaya hidup bersih dan sehat untuk mencegah terjangkit penyakit hepatitis akut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Rendra Saputra
Syifa Putri Naomi
Rendra Saputra
EditorRendra Saputra
Follow Us

Latest in News

See More

ASN Ganti Plat Mobil Dinas, Pemprov DKI Angkat Bicara

07 Apr 2026, 18:32 WIBNews