Kadet Unhan Diduga Aniaya Siswa Sekolah Rakyat, Mensos Siap Dalami

Mensos Gus Ipul akan mendalami dugaan penganiayaan tiga siswa Sekolah Rakyat di Jember oleh mahasiswa Unhan, karena laporan resmi belum diterimanya.
Kemensos akan berkoordinasi dan mengambil langkah bersama Universitas Pertahanan jika dugaan kekerasan terbukti, sekaligus menyayangkan insiden yang bertentangan dengan tujuan pendampingan.
Gus Ipul menyebut pendampingan sekitar 1.500 mahasiswa dan pengasuh Unhan selama dua minggu terakhir secara umum berjalan baik serta mendukung kedisiplinan siswa.
Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Syaifullah Yusuf Yusuf atau Gus Ipul akan mendalami kasus mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) diduga menganiaya tiga siswa Sekolah Rakyat (SR) di Jember, Jawa Timur.
"Ya nanti kita dalamilah, ya. Jadi kita lihat, saya belum memperoleh laporan, tetapi kita punya prosedur jika terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan di Sekolah Rakyat. Apalagi kalau sudah menyangkut kekerasan," ucap Mensos di Gedung Kemensos, Jumat (23/10/2026).
1. Mensos koordinasi dengan Unhan jika terbukti

Mensos Saifullah melepas kadet Unhan di Halim, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Gus Ipul mengatakan, Kemensos akan mengambil langkah bersama Universitas Pertahanan, apabila dugaan penganiayaan tersebut terbukti terjadi.
"Jadi saya ingin mengetahui lebih lanjut, dan nanti kita akan ambil langkah-langkah bersama dengan Universitas Pertahanan kalau itu memang benar terjadi," katanya.
2. Mensos sesalkan apabila terjadi dugaan aniaya

Mensos Saifullah melepas kadet Unhan di Halim, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Gus Ipul juga menyayangkan dugaan kekerasan tersebut, karena tidak sesuai dengan tujuan pendampingan yang dilakukan mahasiswa Unhan terhadap siswa Sekolah Rakyat. Program pendampingan itu diharapkan dapat memperkuat kedisiplinan siswa.
"Yang kedua, tentu kalau itu benar terjadi kita menyesalkan. Padahal tujuannya adalah selama ini kita ingin memperkuat pendampingan, penguatan kedisiplinan siswa Sekolah Rakyat," ujarnya.
3. Gus Ipul menilai pendampingan Kadet berjalan baik

Mensos Saifullah Yusuf dalam konpers 2 tahun Prabowo Gibran dj Gedung Kemensos Jumat (23/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum) Meski demikian, Gus Ipul menilai, pendampingan yang dilakukan mahasiswa dan pengasuh Unhan secara umum telah berjalan baik selama dua minggu terakhir. Ia menyebut ada sekitar 1.500 mahasiswa dan pengasuh yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada jajaran Universitas Pertahanan yang secara umum selama dua minggu terakhir ini, saya mengikuti, saya melihat, saya menyaksikan telah berjalan dengan baik," kata dia.
"Ya, jadi secara umum pendampingan oleh teman-teman dari Universitas Pertahanan, dalam hal ini mahasiswa Universitas Pertahanan, sebanyak 1.500 dari mahasiswa dan pengasuh telah berjalan dengan baik, itu bisa dilihat, bisa disaksikan bersama," imbuh Gus Ipul.






















