Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pramono Kaget Pelamar PPSU DKI Membludak hingga 7 Ribu Lebih

Pramono Kaget Pelamar PPSU DKI Membludak hingga 7 Ribu Lebih
Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Rabu (23/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kaget dengan antusiasme warga yang melamar lowongan kerja PPSU dan Pemadam Kebakaran.
  • Penerimaan PPSU harus transparan tanpa titipan, dengan syarat pendidikan SD bisa melamar untuk PPSU.
  • Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.652 petugas PPSU di tingkat kelurahan dengan syarat hanya bisa membaca, menulis, dan memiliki KTP DKI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kaget dengan antusiasme warga Jakarta yang melamar lowongan kerja untuk petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dan Pemadam Kebakaran di Pemprov DKI.

Pramono mengatakan Pemprov DKI sudah menerima lebih dari 7 ribu pelamar sejak tiga hari terakhir.

"Saya pribadi kaget. Saya dilaporkan yang mendaftar dalam waktu sebentar sudah 7 ribu lebih dari 1.100 yang akan diterima, mungkin kalau masa pendaftaran seminggu atau dua minggu lagi pasti angkanya lebih besar daripada itu," ujar Pramono di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2024).

 

 

  1. 1. Penerimaan harus transparan

    Antrean warga melamar PPSU di Balai Kota, Rabu (23/4/2025)
    Antrean warga melamar PPSU di Balai Kota, Rabu (23/4/2025)

    Pramono menegaskan penerimaan PPSU harus transparan tidak boleh ada titipan lagi melakukan jalur "orang dalam".

    "Maka saya putuskan dalam rapat yang memutuskan level Wali Kota dan Bupati, tetapi harus dilaporkan kepada gubernur. Saya hanya ingin melihat mekanismenya berjalan dengan baik atau enggak karena saya pasti gak akan nitip orang dalam gak lah," ucapnya.

  2. 2. Pramono ubah mekanisme

    Warga Jakarta mendatangi Balai Kota untuk melamar kerja PPSU di Balai Kota, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
    Warga Jakarta mendatangi Balai Kota untuk melamar kerja PPSU di Balai Kota, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Untuk itu, Pramono juga mengubah mekanisme penerimaan agar lebih terbuka dengan memberikan syarat pendidikan SD bisa melamar untuk PPSU.

    "Mekanismenya saya ubah lebih transparan, lebih terbuka, SD pun bisa sehingga demikian bisa memberikan ruang orang bekerja di Jakarta," ucapnya.

  3. 3. Lowongan kerja PPSU hanya seribuan petugas

    Warga Jakarta mendatangi Balai Kota untuk melamar kerja PPSU di Balai Kota, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
    Warga Jakarta mendatangi Balai Kota untuk melamar kerja PPSU di Balai Kota, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Dia menerangkan pihaknya sudah mengumumkan lowongan kerja untuk PPSU ini sebanyak seribu petugas di tahun ini. 

    "Lowongan ini untuk 1.100 pada saat ini, dan di awal tahun depan atau akhir tahun ini akan tambah 506 petugas, sedangkan untuk Damkar itu 1.000," ucapnya.

  4. 4. Syarat hanya bisa baca tulis

    Warga Jakarta mendatangi Balai Kota untuk melamar kerja PPSU di Balai Kota, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
    Warga Jakarta mendatangi Balai Kota untuk melamar kerja PPSU di Balai Kota, Selasa (22/4/2025). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka rekrutmen 1.652 petugas PPSU di tingkat kelurahan.Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menerangkan syarat jadi PPSU, cukup bisa membaca dan menulis serta memilki KTP DKI.

    Dijelaskan Rano, kebijakan soal persyaratan PPSU tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 267 tahun 2025 tentang Pedoman Teknis PPSU Tingkat Kelurahan.

    "Dari awal kita mau PPSU cukup bisa baca tulis karena bukan tenaga berkeahlian. Pak Gubernur sudah tandatangani Keputusan Gubernur -nya dan segera dimulai," ujar Rano, Rabu (9/4/2025).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More