Angka tersebut dipublikasikan dalam Greenflag Series LPEM FEB UI yang menyoroti dampak emisi dari aktivitas penerbangan. Berdasarkan perhitungan lembaga itu, total emisi dari perjalanan luar negeri Prabowo setara sekitar 3.500 kali emisi tahunan rata-rata seorang warga Indonesia.
TOP 5: Dampak Perjalanan Luar Negeri Prabowo hingga Demokrat Desak PDIP

- LPEM FEB UI mencatat perjalanan luar negeri Presiden Prabowo sejak Oktober 2024 menghasilkan sekitar 10.002 ton emisi karbon, setara ribuan kali emisi tahunan rata-rata warga Indonesia.
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PT MRT Jakarta menetapkan tarif Rp1 untuk pengguna MRT pada 22, 27, dan 28 Juni 2026 dalam rangka HUT ke-499 Kota Jakarta.
- Partai Demokrat mendesak PDIP agar menegaskan posisi politiknya terhadap pemerintahan Presiden Prabowo, di tengah tudingan keterlibatan PDIP dalam aksi protes mahasiswa.
Jakarta, IDN Times - Merayakan hari jadi Ibu Kota DKI Jakarta yang ke-499, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta (Perseroda) memberikan tarif spesial yaitu Rp1 bagi pengguna Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta pada tanggal 22, 27, dan 28 Juni 2026.
Sementara itu, Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan, total emisi karbon dari perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto sejak Oktober 2024 mencapai 10.002,72 ton karbon dioksida (CO2).
Berita berita di atas ditayangkan pada Sabtu (21/6/2026) kemarin di kanal News IDN Times. Ada juga berita Partai Demokrat mendesak PDI Perjuangan (PDIP) untuk menentukan sikap yang lebih jelas terkait posisi di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, apakah mereka berada di dalam dan mendukung pemerintah atau memilih menjadi oposisi.
Untuk mengetahui selengkapnya berita-berita tersebut dan juga berita menarik lainnya, berikut dirangkum dalam Top 5 News IDN Times.
1. LPEM UI: Perjalanan Prabowo ke Luar Negeri Hasilkan Emisi 10.002 Ton
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) memperkirakan, total emisi karbon dari perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto sejak Oktober 2024 mencapai 10.002,72 ton karbon dioksida (CO2).
2. Rayakan HUT Jakarta, Tarif MRT Hanya Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama PT MRT Jakarta (Perseroda) memberikan tarif spesial yaitu Rp1 bagi pengguna Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta pada tanggal 22, 27, dan 28 Juni 2026. Hal ini dilakukan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Pemberlakuan tarif ini mengacu pada Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2026 tentang Penyediaan Layanan Angkutan Umum Gratis dan/atau Tarif Rp1 dalam Rangka Perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
3. Demokrat Desak PDIP Tegas, Pilih di Dalam atau Luar Pemerintahan
Partai Demokrat turut mendesak PDI Perjuangan (PDIP) untuk menentukan sikap yang lebih jelas terkait posisi di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Apakah mereka berada di dalam dan mendukung pemerintah atau memilih menjadi oposisi.
Persepsi PDIP tengah menunjukkan sikap berada di luar pemerintahan muncul seiring dengan maraknya aksi demonstrasi mahasiswa yang memprotes program prioritas Prabowo. PDIP dituding sebagai pihak yang ikut menggerakan demonstrasi yang memprotes kebijakan Prabowo. Salah satu indikator yang menguatkan tudingan itu yakni ketika politikus PDIP, Andi Widjajanto, berada ikut di lokasi demo pada Jumat, 12 Juni 2026.
4. 12 Kepala Daerah yang Dilantik Februari 2025 Kena OTT, Ini Daftarnya
Kepala Daerah hasil Pilkada serentak pada 2024 telah dilantik pada Februari 2025. Sejak saat itu sudah ada 12 kepala daerah yang kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lima kepala daerah ditangkap pada 2025. Sedangkan tujuh kepala daerah ditangkap pada rentang Januari-Juni 2026.
5. Prabowo 54 Kali ke Luar Negeri, Ini Daftar Negara Paling Sering Dikunjungi
Presiden Prabowo Subianto tercatat telah melakukan 54 kunjungan luar negeri ke 29 negara sejak dilantik menjadi Presiden RI pada 20 Oktober 2024. Data tersebut diungkapkan oleh Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI).
Adapun September 2025 menjadi periode dengan aktivitas perjalanan tertinggi, yakni 10 leg penerbangan ke tujuh negara. Dari perjalanan ke luar negeri itu, ada beberapa negara yang dikunjungi bahkan 4 sampai 5 kali. Negara mana saja yang paling sering dikunjungi Prabowo?


















