Vera Simanjuntak Menangis Saat Cerita Brigadir J Ajak Putus

Jakarta, IDN Times - Suasana ruang sidang Oemar Seno Adji, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), seketika berubah haru setelah kekasih Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J, Vera Maretha Simanjuntak, bercerita sang kekasih tiba-tiba minta putus.
Tangis Vera pun pecah di tengah persidangan ketika ia bertanya ke Brigadir J tentang alasannya menyudahi hubungan mereka.
“Ceritalah bang jangan dipendam sendiri. 'Enggalah de biarkan abang yang menanggung ini’,” tutur Vera menceritakan Brigadir J menutupi masalah yang dihadapinya.
Mendengar jawaban tak pasti, Vera pun menolak putus. Ia bersikukuh ingin dinikahi Brigadir J.
“Saya bilang saya enggak mau, saya mau nikahnya sama abang. Terus diam saja tidak dijawab, ‘Aku mau tidur de, dadaku sesak’,” ujar Vera meniru ucapan Brigadir J.
Setelah itu, Vera pun meminta izin untuk memberi tahu adik Brigadir J agar mengantarkan obat. Hal itu kembali ditolak Brigadir J.
“‘Enggalah dek abang mau tidur saja’,” kata Brigadir J kepada Vera.
Tanda tanya pun bertumpuk setelah keesokan harinya, pesan WhatsApp Vera tak lagi ditanggapi Brigadir J.
“Saya chat Yang Mulia, tapi cuma di-read saja. Saya marah dengan dia bisa-bisanya ngomong putus, kalau gini kenapa saya harus tunggu sampai 8 tahun hubungan kita kan serius,” cerita Vera saat chat Brigadir J pada 21 Juni 2022.
Chat Vera kemudian baru dibalas Brigadir J satu hari sebelum kematiannya, pada 7 Juli 2022.
“Ada yang mau membunuh aku,” kata Brigadir J ke Vera.














.png)



