Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kronologi Gedung 5 Lantai Runtuh di India hingga Tewaskan 5 Orang

Kronologi Gedung 5 Lantai Runtuh di India hingga Tewaskan 5 Orang
ilustrasi bangunan runtuh (unsplash.com/Nadiia Ganzhyi)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sedikitnya lima orang tewas setelah sebuah gedung lima lantai yang menjadi tempat hunian mahasiswa di ibu kota India, New Delhi, runtuh pada Minggu (6/9/2026). Puluhan orang lainnya dikhawatirkan masih terjebak di dalam.

Saksi mata mengatakan, sebanyak 50 orang berada di dalam gedung di kawasan Satya Niketan, barat daya Delhi, ketika bangunan tersebut runtuh sekitar pukul 13.30 waktu setempat. Operasi penyelamatan besar-besaran pun segera dilakukan.

Dilansir TRT, petugas darurat mengevakuasi 11 orang dari reruntuhan dan membawa mereka ke sejumlah fasilitas medis setempat. Namun, empat orang meninggal dunia saat tiba di Pusat Trauma All India Institute of Medical Sciences (AIIMS), sementara satu orang lainnya yang berada dalam kondisi kritis kemudian meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.

  1. 1. Pekerjaan konstruksi dilakukan di area bawah saat kejadian

    ilustrasi evakuasi korban dari reruntuhan (pexels.com/Ahmed akacha)
    ilustrasi evakuasi korban dari reruntuhan (pexels.com/Ahmed akacha)

    Kepolisian Delhi mengatakan bahwa bangunan yang roboh tersebut telah berusia 40-50 tahun. Pemilik toko di dekat lokasi kejadian juga mengungkapkan bahwa bangunan itu berada di bawah perjanjian sewa selama 100 tahun dan si penyewa tengah melakukan penggalian di area bawah tanah untuk memperluas bangunan.

    “Mereka memperkuat bangunan bagian atas, tetapi pilar-pilar di bawahnya lemah,” ujarnya. Menurutnya, para pekerja konstruksi ikut tertimbun reruntuhan.

    Sementara itu, Serikat Mahasiswa Nasional India mendesak pemerintah untuk menyelidiki penyebab runtuhnya bangunan tersebut. Mereka juga menyerukan pertanggungjawaban dari siapa pun yang terbukti bersalah.

    “Kelalaian terhadap keselamatan mahasiswa dan masyarakat umum tidak akan ditoleransi dengan alasan apa pun,” demikian pernyataan organisasi tersebut.

  2. 2. Polisi lakukan pencarian terhadap pengelola gedung

    ilustrasi TKP (unsplash.com/Richard Bell)
    ilustrasi TKP (unsplash.com/Richard Bell)

    Polisi kini sedang mencari pengelola gedung tersebut. Satya Niketan sendiri merupakan kawasan padat penduduk yang dihuni banyak mahasiswa. Di kawasan tersebut terdapat sejumlah asrama mahasiswa.

    Perdana Menteri India, Narendra Modi, turut menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. Ia menyebut runtuhnya bangunan itu sebagai peristiwa yang sangat memprihatinkan.

    "Belasungkawa bagi mereka yang kehilangan orang-orang terkasih. Kami mendoakan kesembuhan segera bagi para korban luka. Pihak berwenang sedang bekerja di lokasi kejadian dan memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak insiden ini," demikian pernyataan kantor Modi di platform X.

  3. 3. Lebih dari 1.000 insiden bangunan runtuh terjadi di India dalam 3 tahun terakhir

    ilustrasi konstruksi bangunan (unsplash.com/Mark Potterton)
    ilustrasi konstruksi bangunan (unsplash.com/Mark Potterton)

    Dilansir BBC, insiden bangunan runtuh cukup sering terjadi di Delhi. Menurut data pemadam kebakaran, lebih dari 1.000 kasus semacam itu terjadi dalam 3 tahun terakhir, yang mengakibatkan puluhan orang meninggal dunia.

    Fondasi yang buruk, material yang tidak memadai dan pekerja konstruksi yang tidak memiliki kualifikasi merupakan beberapa penyebab umum runtuhnya bangunan. Pada April 2026, sebanyak 11 orang, termasuk tiga anak-tiga, tewas ketika sebuah bangunan tempat tinggal runtuh di wilayah timur laut Delhi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More