Kucing Caracal Serang Tentara Israel di Gurun Negev

Jakarta, IDN Times - Seekor kucing caracal, atau yang juga dikenal sebagai lynx gurun, dilaporkan menyusup ke pangkalan militer Israel dan melukai sejumlah tentara pekan lalu. Insiden itu terjadi di Gurun Negev, yang berlokasi di dekat perbatasan antara Israel dan Mesir.
Pengawas Otoritas Alam dan Taman berhasil menangkap hewan tersebut dan membawanya ke rumah sakit satwa liar untuk pemeriksaan medis. Mereka menilai bahwa perilaku caracal yang tidak biasa ini kemungkinan dipengaruhi oleh kedekatannya dengan pangkalan militer, sehingga membuatnya terbiasa dengan kehadiran manusia hingga berujung mendekati dan mengigit mereka.
“Otoritas Alam dan Taman ingin mengingatkan masyarakat bahwa mereka tidak boleh mendekati atau memberi makan hewan liar karena hal ini dapat menyebabkan perubahan perilaku mereka yang berbahaya bagi hewan dan manusia,” demikian bunyi pernyataan tersebut, dikutip dari The New Arab.
1. Netizen sebut kucing caracal itu sebagai agen Hamas
Insiden tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Beberapa pengguna bercanda menyebut kucing caracal itu sebagai agen Hamas, mengacu pada klaim Israel bahwa banyak warga di Gaza berafiliasi dengan kelompok tersebut.
Yang lainnya memuji hewan tersebut karena menyerang tentara Israel. Sejak Oktober 2023, pasukan Israel telah menewaskan lebih dari 50 ribu warga Palestina selama perang di Gaza.
“Lynx ini telah berbuat lebih banyak untuk Palestina dibandingkan seluruh pemerintah Muslim di dunia. Dan ia melakukannya sambil tetap mempertahankan pola makannya yang alami, yaitu ‘hewan kecil termasuk hewan pengerat,’” tulis seorang pengguna.
Sebagian lainnya bahkan menyerukan agar Israel membebaskan hewan itu, menggunakan insiden ini untuk menyoroti ribuan warga Palestina yang ditahan di Gaza maupun Tepi Barat yang diduduki.
2. Kucing caracal serang manusia jika merasa terancam
Dilansir dari YNET, Ahmed Wahid, seorang fotografer satwa liar, mengatakan bahwa kucing caracal sering ditemukan di Semenanjung Sinai. Menurut laporan media Israel, serangan terhadap tentara baru-baru ini melibatkan seekor kucing caracal betina.
Wahid menduga tentara Israel kemungkinan mendekati anak-anaknya, sehingga memicu serangan terhadap mereka. Hewan ini biasanya tidak menyerang manusia kecuali merasa terancam, terutama jika anak-anaknya dalam bahaya.
Kucing caracal memiliki panjang tubuh 60-90 cm dengan berat 8-20 kg. Mereka memiliki taring panjang, cakar tajam dan mampu berlari dengan kecepatan hingga 80 km/jam. Hewan ini umumnya memangsa hewan pengerat, kelinci liar, dan burung, namun juga dapat menyerang hewan yang lebih besar seperti rusa, monyet, domba, dan kambing.
3. Sekitar 12 tentara terluka akibat disengat tawon
Ini bukan pertama kalinya tentara Israel diserang oleh hewan liar. Pada Mei 2024, 12 tentara Israel disengat segerombolan tawon setelah tank mereka menabrak sarang hewan tersebut di Gaza selatan.
Sedikitnya 10 tentara dilarikan ke rumah sakit, dengan salah satu dari mereka dibawa ke unit perawatan intensif. Pihak rumah sakit menyatakan bahwa beberapa tentara menderita reaksi alergi setelah disengat ratusan tawon. Adapun dokter belum pernah menangani insiden massal seperti itu sebelumnya, dilansir dari The Times of Israel.

















