“Peran sentral seni dan jurnalisme adalah untuk menjadi cermin bagi masyarakat tempat mereka berada,” demikian bunyi petisi yang dibuat para kreator film Israel, seperti dikutip Anadolu Agency pada Selasa (15/9/2026).
Lebih dari 200 Kreator Film Israel Kompak Dukung Pembuat Film NAZA

- Lebih dari 200 kreator film Israel menandatangani petisi daring yang mendukung Yuval Abraham dan Rachel Szor, pembuat dokumenter Gaza berjudul “NAZA”.
- Dukungan muncul setelah Menteri Kebudayaan Israel Miki Zohar menyatakan rencana mencabut kewarganegaraan Abraham dan Szor, dengan alasan film tersebut menghina dan memfitnah Israel.
- Dokumenter 80 menit “NAZA”, produksi The Guardian dan JW Films, meraih penghargaan di Festival Film Venesia; Zohar merespons kemenangan itu dengan kritik keras.
Jakarta, IDN Times - Sebanyak lebih dari 200 kreator film asal Israel kompak memberi dukungannya ke pembuat film dokumenter Gaza yang berjudul “NAZA”. Menurut laporan media Israel, Haaretz, pada Senin (14/9/2026), dukungan itu termuat dalam sebuah petisi daring yang sudah ditandatangani.
1. Israel akan mencabut status kewarganegaraan pembuat Film “NAZA”

potret bendera Israel (unsplash.com/Levi Meir Clancy) Dukungan ini muncul setelah sebelumnya Pemerintah Israel mengatakan akan segera mencabut status kewarganegaraan pembuat Film “NAZA”, yakni Yuval Abraham dan Rachel Szor. Niat tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Kebudayaan Israel, Miki Zohar, pada Minggu (13/9/2026).
Dalam pernyataannya, Zohar mengatakan, Film “NAZA” merupakan penghinaan untuk Israel. Sebab, film itu hanya berisi kebohongan dan fitnah belaka soal serangan di Gaza yang dikaitkan dengan Israel. Oleh karena itu, menurut Zohar, film tersebut akan mencoreng citra Tel Aviv di kancah internasional.
2. Film NAZA meraih penghargaan di Festival Film Venesia Italia

ilustrasi penghargaan (pexels.com/Nataliya Vaitkevich) Sebagai informasi, Film “NAZA” merupakan film dokumenter berdurasi 80 menit yang diproduksi oleh The Guardian dan JW Films. Film karya Abraham dan Szor ini resmi dirilis pada Kamis (10/9/2026) pekan lalu. Sebagai film dokumenter, “NAZA” mengangkat dokumentasi nyata yang menunjukkan kekejaman Israel yang dilakukan terhadap warga Palestina yang tinggal di Gaza.
Pada Sabtu (12/9/2026), Film “NAZA” berhasil meraih penghargaan di ajang Festival Film Venesia yang dihelat di Italia. Menurut para juri dan penonton, Film “NAZA” sangat spesial karena berhasil membongkar genosida Israel di Gaza secara detail ke khalayak luas. Oleh karena itu, film yang satu ini mendapatkan banyak apresiasi. Bahkan, saat ditayangkan di acara tersebut, film ini juga mendapatkan tepuk tangan selama 25 menit.
3. Zohar tidak menyangka Film NAZA bisa mendapatkan penghargaan

potret Menteri Kebudayaan Israel, Miki Zohar (commons.wikimedia.org/צילום: אורן כהן) Penghargaan yang diterima Film “NAZA” di Festival Film Venesia tadi langsung direspons oleh Zohar. Zohar mengaku terkejut film dokumenter tersebut bisa meraih penghargaan. Sebab, ia menganggap isi dari film tersebut benar-benar tidak berbobot dan hanya berisi penghinaan terhadap Israel saja.
“Kemenangan film menjijikkan NAZA di Festival Film Venesia sungguh mengejutkan. Kebencian diri yang membara dalam diri para pembuatnya yang rela membahayakan tanah air mereka hanya untuk mendapatkan tepuk tangan dari anti-Semit di seluruh dunia. Ini sungguh tidak terbayangkan dan merupakan pengkhianatan terhadap negara. Inilah alasan mengapa saya memimpin reformasi penting di bidang perfilman agar warga Israel tidak lagi harus membayar dari kantong mereka sendiri atas kerugian yang diderita tentara IDF dan Negara Israel,” ujar Zohar dalam sebuah unggahan di X.
Sumber
https://www.aa.com.tr/en/world/over-200-israeli-filmmakers-back-creators-of-gaza-genocide-documentary-naza/4057262
https://www.haaretz.com/israel-news/israel-politics/2026-09-15/ty-article/over-200-israeli-filmmakers-sign-petition-supporting-the-creators-of-naza/000001a0-9fb2-dc0f-a1ab-dfb2b15b0000
https://www.bbc.com/news/articles/c9vgy8d8256go
https://www.npr.org/2026/09/12/g-s1-143048/venice-film-festival-ends-with-golden-lion-at-stake
https://www.labiennale.org/en/cinema/2026/venezia-83-competition/naza




















