PDIP soal Golkar Beri Rekomendasi Nofel Temani Tri di Pilkada Bekasi

- DPC PDIP Kota Bekasi merespons rekomendasi Golkar kepada Nofel Saleh Hilabi untuk mendampingi Tri Adhianto maju di Pilkada Kota Bekasi.
- Pihak PDIP akan melakukan pertemuan internal untuk membahas rekomendasi tersebut dan mempertimbangkan dua tokoh yang mengajukan dirinya.
- Nico menyatakan tidak ingin membahas ancaman PKB membuat poros baru jika Tri Adhianto tidak dipasangkan dengan Abdul Harris Bobihoe.
Bekasi, IDN Times - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Bekasi merespons terkait rekomendasi yang diberikan Partai Golkar kepada Nofel Saleh Hilabi untuk mendampingi Tri Adhianto maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi.
Ketua Tim Pemenangan Internal DPC PDIP Kota Bekasi, Nicodemus Godjang mengatakan, saat ini dirinya belum menerima surat rekomendasi tersebut. Meski begitu, pihaknya akan melakukan pertemuan internal untuk membahas rekomendasi itu.
"Kita belum terima surat rekom secara hardcopy atau fisik, baru membaca dari media. Intinya kita akan rapatkan, memang tentunya banyak hal yang kita pertimbangan, namun semua terima kasih, jika Partai Golkar mempercayai Tri kader PDIP," katanya, Selasa (20/8/2024).
1. PDIP akan melakukan pertimbangan

Selain ditemani Nofel, Tri Adhianto juga dipasangkan oleh Abdul Harris Bobihoe yang merupakan kader Partai Gerindra. Untuk itu, jelas Nico, pihaknya pun akan melakukan pertimbangan kepada dua tokoh yang mengajukan dirinya untuk temani Tri Adhianto.
"Kami akan godok semua, kami akan pertimbangkan, intinya. Kepada semua partai yang ingin menjalin kerjasama sama kami, kami akan selalu siap bersama-sama untuk berkerja sama membangun Bekasi," jelasnya.
2. Respons PDIP soal ancaman PKB buat poros baru

Saat ditanyakan ancaman PKB akan membuat poros baru ketika Tri Adhianto tidak dipasangkan dengan Abdul Harris Bobihoe, Nico menyebut tidak ingin membahas terkait PKB yang sudah berkoalisi terlebih dahulu dengan Gerindra.
Dia mengatakan, saat ini pihaknya akan pertimbangkan ketua tokoh itu yang akan temani Tri Adhianto dengan melihat hasil survei.
"Saya enggak mau masuk wilayah PKB dan Gerindra, yang jelas kami sudah terus komunikasi PKB dan Gerindra, memang godok bersama-sama, kita lihat juga hasil survei," katanya.
3. Ancaman PKB jika Tri tidak pilih Bobihoe

Sebelumnya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar telah memberikan surat rekomendasi kepada Nofel Saleh Hilabi untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bekasi, Jawa Barat.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Bekasi, Dariyanto mengatakan, nantinya Nofel akan menemani kader PDIP yakni Tri Adhianto maju sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Bekasi.
"Nah di dalam rekomendasi itu disebutkan beliau berpasangan dengan Pak Tri Adhianto sebagai wali kota dan Novel Saleh Hilabi sebagai wakil wali kota," katanya, Senin (19/8/2024).
Sementara, Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda, mengatakan pihaknya mendorong Harris karena telah membentuk koalisi bersama Partai Gerindra.
Rizky menjelaskan, terpilih atau tidaknya Harris menjadi pasangan Tri Adhianto akan menjadi tolak ukur langkah PKB dan Gerindra. Jika Harris dan Tri berpasangan, maka dipastikan PKB-Gerindra akan merapat ke PDI Perjuangan (PDIP).
"Kalau Harris diterima berarti include PKB-Gerindra di dalamnya, tapi kalau tertolak, berarti PKB-Gerindra tertolak," jelasnya, Rabu (31/7/2/24).


















