Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan Diimbau Datang Lebih Awal, Cegah Kepadatan

Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan Diimbau Datang Lebih Awal, Cegah Kepadatan
Suasana Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (27/3/2026). (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Kemenag mengimbau peserta Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, 1 Agustus 2026, datang lebih awal karena acara diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu orang.
  • Peserta diminta mematuhi titik kumpul, pemeriksaan keamanan, arahan petugas, serta membawa perlengkapan ibadah dan kebutuhan pribadi secukupnya selama acara ruang terbuka.
  • Panitia menyiapkan panggung, sistem suara, pos kesehatan, keamanan, informasi, serta pengaturan transportasi dan mobilisasi untuk pembuka rangkaian HUT ke-81 RI.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau peserta Zikir dan Doa Kebangsaan yang akan digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Sabtu, 1 Agustus 2026, agar datang lebih awal. Imbauan itu disampaikan untuk mengantisipasi kepadatan, karena acara diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu peserta. 

Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Muchlis M. Hanafi, mengatakan panitia terus mematangkan persiapan agar kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan khidmat. 

Berikut sejumlah imbauan dan persiapan yang disampaikan Kemenag.

1. Peserta diminta datang lebih awal

Kemenag Imbau Peserta Zikir dan Doa Datang Lebih Awal, Cegah Kepadatan
Peserta aksi damai bela Palestina tinggalkan Monas untuk pulang pada Minggu (5/11/2023). (IDN Times/Fadhliansyah)

Muchlis mengatakan peserta diimbau datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang acara dimulai. 

“Kami imbau peserta datang lebih awal untuk menghindari kepadatan menjelang dimulainya acara,” kata Muchlis dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026). 

Menurut Muchlis, kegiatan tersebut diperkirakan akan dihadiri sekitar 100 ribu peserta, sehingga diperlukan dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan berlangsung tertib.

2. Peserta diminta mematuhi sejumlah ketentuan

Kemenag Imbau Peserta Zikir dan Doa Datang Lebih Awal, Cegah Kepadatan
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Ditpenais), Muchlis M. Hanafi, menyampaikan kesiapan pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan pada Jumat (31/7/2026). (Dok. Kemenag)

Selain datang lebih awal, Kemenag mengimbau peserta agar memperhatikan beberapa hal berikut ini: 

  1. Hadir sesuai titik kumpul dan estimasi waktu kedatangan yang telah dikoordinasikan melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama, instansi, atau kelompok masing-masing.
  2. Membawa perlengkapan ibadah bagi peserta muslim yang akan mengikuti salat magrib berjamaah. 
  3. Membawa perlengkapan pribadi secukupnya mengingat kegiatan berlangsung di ruang terbuka.
  4. Mengikuti prosedur pemeriksaan keamanan yang diberlakukan di area masuk. 
  5. Mengikuti arahan petugas dan koordinator lapangan terkait jalur masuk, titik kumpul, maupun jalur evakuasi apabila diperlukan.
  6. Menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan bersama selama kegiatan berlangsung.

3. Kemenag siapkan fasilitas pendukung

Kemenag Imbau Peserta Zikir dan Doa Datang Lebih Awal, Cegah Kepadatan
Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama (Ditpenais), Muchlis M. Hanafi, menyampaikan kesiapan pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan pada Jumat (31/7/2026). (Dok. Kemenag)

Muchlis mengatakan, panitia telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari panggung utama, sistem suara, pos kesehatan, pos keamanan, hingga pusat informasi. Ia juga menyebut, panitia telah menyiapkan skema transportasi dan pengaturan mobilisasi peserta dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. 

“Seluruh aspek operasional terus kami siapkan melalui koordinasi yang erat dengan Sekretariat Negara, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta seluruh unsur panitia. Tujuan kami sederhana, yaitu memastikan seluruh peserta dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, tertib, dan khusyuk,” kata Muchlis.

4. Zikir dan Doa Kebangsaan jadi pembuka HUT ke-81 RI

Kemenag Imbau Peserta Zikir dan Doa Datang Lebih Awal, Cegah Kepadatan
Ilustrasi - Upacara peringatan HUT Ke-80 RI di Kota Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)

Muchlis turut menjelaskan, Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa, untuk mengawali rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Ia berharap seluruh peserta ikut menjaga ketertiban dan kekhusyukan agar kegiatan berlangsung lancar. 

“Zikir dan Doa Kebangsaan merupakan momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam mengawal peringatan kemerdekaan dengan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, kami mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan kekhusyukan, agar kegiatan ini berlangsung dengan baik, serta memberikan kesan yang membanggakan bagi kita semua,” kata Muchlis.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More