Dalam pernyataannya pada Rabu (17/6/2026), Qassem juga menyebut kesepakatan damai dengan AS merupakan kemenangan besar bagi Iran. Sebab, kesepakatan ini menunjukkan bahwa Iran punya kekuatan besar untuk melawan AS sehingga mereka bersedia mengakhiri perang.
Hizbullah Sebut Kesepakatan Damai AS-Iran Penting bagi Lebanon

- Hizbullah menilai kesepakatan damai AS-Iran penting bagi Lebanon karena dapat menghentikan serangan Israel dan menunjukkan kekuatan diplomasi Iran di kawasan.
- Kesepakatan yang dimediasi Pakistan ini berisi 14 poin, termasuk penghentian perang di Lebanon, pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.
- Penandatanganan resmi dilakukan dalam KTT G7 di Prancis pada Rabu, menggantikan rencana awal di Swiss, dan seluruh poin perdamaian langsung berlaku efektif.
Jakarta, IDN Times - Hizbullah menyebut kesepakatan damai Amerika Serikat dan Iran penting bagi Lebanon. Sebab, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, mengatakan, kesepakatan ini akan mengakhiri serangan Israel ke Lebanon. Ini karena kesepakatan AS dan Iran juga melibatkan Lebanon. Oleh karena itu, Israel diwajibkan berhenti menyerang Lebanon.
1. Kesepakatan damai AS dan Iran tercapai berkat mediasi Pakistan

Kesepakatan damai antara AS dan Iran sendiri resmi dicapai pada Minggu (14/6/2026) pekan lalu. Kesepakatan ini berhasil diraih usai kedua negara menjalani negosiasi alot yang dimediasi Pakistan sejak Mei. Pada awal Juni, Iran sempat menghentikan negosiasi damai dengan AS. Keputusan ini dilakukan sebagai protes karena Israel terus menyerang Lebanon. Namun, Teheran akhirnya bersedia kembali melanjutkan negosiasi dengan Washington.
“Kesepakatan (damai) dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semuanya! Dengan ini, saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol. Bersamaan dengan itu, saya mengizinkan pencabutan segera blokade angkatan laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” tulis Presiden AS, Donald Trump, dalam sebuah unggahan di Truth Social dikutip Al Jazeera.
2. Kesepakatan damai AS dan Iran terdiri dari 14 poin

Kesepakatan damai AS dan Iran sendiri terdiri dari 14 poin. Salah satunya adalah penghentian perang di semua pihak, termasuk Lebanon. Oleh karena itu, penghentian perang juga akan meliputi Israel dan Lebanon karena mereka sudah masuk dalam kesepakatan damai AS dan Iran.
Dalam kesepakatan tersebut, AS juga bersedia mencabut sanksi ekonomi terhadap Iran serta menghentikan blokade terhadap semua pelabuhan dan kapal yang mereka miliki. Dari sisi Iran, mereka bersedia membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, membatasi produksi uranium, dan menghentikan program pengembangan senjata nuklir.
3. AS dan Iran tidak jadi menandatangani kesepakatan damai di Swiss

Awalnya, penandatanganan kesepakatan damai AS dan Iran bakal dilakukan di Swiss pada Jumat (19/6/2026) mendatang. Resort Burgenstock jadi tempat yang dipilih kedua negara untuk menandatangani perjanjian sakral tersebut.
Namun, rencana itu kemungkinan besar urung terjadi. Sebab, AS dan Iran kini sudah resmi menandatangani kesepakatan damai dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Prancis pada Rabu. Seluruh poin perdamaian yang tertuang dalam kesepakatan kini juga sudah berlaku efektif.

















