Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Data Lengkap Kasus COVID-19 di 34 Provinsi per Rabu, 19 Januari 2022

Data Lengkap Kasus COVID-19 di 34 Provinsi per Rabu, 19 Januari 2022
ilustrasi COVID-19 (IDN Times/Sukma Shakti)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Jelang bulan Februari, kasus COVID-19 di Indonesia terus menanjak. Hal itu seolah mengonfirmasi prediksi Menteri Koordinator bidang kemaritiman dan investasi, Luhut Pandjaitan, yang menyebut puncak COVID-19 varian Omicron akan terjadi pada pertengahan Februari 2022 hingga awal Maret 2022. 

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, dalam 24 jam terakhir terdapat 1.745 kasus. Angka ini menjadi yang tertinggi selama 3 bulan terakhir. Maka, akumulasi kasus COVID-19 sejak pandemik terjadi mencapai 4.275.528. 

Sementara, kasus angka kematian harian tergolong rendah yakni bertambah empat jiwa. Akumulasi kasus kematian akibat COVID-19 di Tanah Air mencapai 144.192. 

Namun, publik perlu mewaspadai meningkatnya kasus aktif COVID-19 di Tanah Air. Kasus aktif menjadi indikator jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit atau menjalani isolasi mandiri akibat COVID-19. Dalam 24 jam terakhir, kasus aktif bertambah 1.232 pasien. Maka, kasus aktif pun menembus ke angka 10.796. 

Kementerian Kesehatan telah menyampaikan bila nantinya jumlah warga yang tertular COVID-19 membludak, maka mereka akan kembali menerapkan strategi lama yakni memprioritaskan rumah sakit bagi kasus-kasus COVID-19 berat. Bagi pasien yang mengalami gejala ringan dan sedang akan diminta melakukan isolasi mandiri di rumah. 

Lalu, bagaimana dengan jumlah capaian tes dalam 24 jam terakhir?

  1. 1. Positivity rate harian mulai naik menjadi 1,15 persen

    Ilustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Irfan Fathurohman)
    Ilustrasi Tes Usap/PCR Test (IDN Times/Irfan Fathurohman)

    Berdasarkan data dari Satgas Penanganan COVID-19, jumlah warga yang menjalani tes selama 24 jam terakhir mencapai 152.016. Mayoritas mengikuti tes swab antigen lantaran harganya yang murah. Jumlah warga yang mengikuti tes swab antigen mencapai 121.425. 

    Sedangkan, jumlah warga yang mengikuti tes swab PCR mencapai 30.388. Namun, tingkat positivity rate hariannya kini mulai meningkat. Bila sebelumnya, positivity rate berada di bawah 1 persen, kali ini angkanya mencapai 1,15 persen. Hal ini menandakan tingkat penularan COVID-19 di masyarakat mulai kembali meningkat. 

  2. 2. 11 provinsi melaporkan 0 kasus harian COVID-19

    default-image.png
    Default Image IDN

    Sementara, bila melihat data per provinsi, maka terdapat 11 provinsi yang melaporkan nol kasus harian COVID-19. Kasus harian COVID-19 tertinggi berada di Jakarta yakni mencapai 1.012. Lalu, disusul Jawa Barat 324 kasus dan Jawa Timur yakni 208 kasus. 

    Jakarta juga menjadi provinsi yang paling banyak penularannya berasal dari kasus impor yakni 267. Di posisi kedua adalah Kepulauan Riau dengan 12 kasus dan Banten 5 kasus. 

    Sementara, bila dilihat transmisi lokal tertinggi ditemukan di provinsi Jakarta yakni dengan 745 kasus. Di bawahnya terdapat Jabar dengan transmisi lokal 324 dan Bali 203.

    Presiden Joko "Jokowi" Widodo telah mengimbau kepada warga untuk mulai membatasi mobilitas dan aktivitas. Bahkan, ia meminta agar perkantoran kembali menerapkan opsi bekerja dari rumah (WFH). 

    Tetapi, di sisi lain, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim memilih tetap meneruskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Nadiem baru akan menyetop PTM bila Indonesia kembali ke status PPKM level 4. 

  3. 3. Daftar sebaran kasus harian COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia

    Ilustrasi Pemeriksaan Pasien Penderita COVID-19. (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi Pemeriksaan Pasien Penderita COVID-19. (IDN Times/Aditya Pratama)

    Berikut daftar lengkap total akumulasi kasus COVID-19 di 34 provinsi per Rabu, (19/1/2022):

    Aceh: 38.436
    Sumatra Utara: 106.175
    Sumatra Barat: 89.887
    Riau: 128.951
    Jambi: 29.796
    Sumatra Selatan: 60.009
    Bengkulu: 23.107
    Lampung: 49.769
    Bangka Belitung: 52.393
    Kepulauan Riau: 54.811
    DKI Jakarta: 873.104
    Jawa Barat: 710.307
    Jawa Tengah: 487.165
    DI Yogyakarta: 157.097
    Jawa Timur: 400.468
    Banten: 133.926
    Bali: 114.558
    NTB: 27.840
    NTT: 64.373
    Kalimantan Barat: 41.752
    Kalimantan Tengah: 45.679
    Kalimantan Selatan: 69.967
    Kalimantan Timur:  158.434
    Kalimantan Utara: 35.985
    Sulawesi Utara: 34.849
    Sulawesi Tengah: 47.300
    Sulawesi Selatan: 110.098
    Sulawesi Tenggara: 20.174
    Gorontalo: 11.852
    Sulawesi Barat: 12.371
    Maluku: 14.603
    Maluku Utara: 12.116
    Papua: 34.419
    Papua Barat: 23.757

    Total akumulasi kasus: 4.275.528

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More