Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Influencer Meksiko Tewas Ditembak saat Siaran langsung di TikTok

Influencer Meksiko Tewas Ditembak saat Siaran langsung di TikTok
ilustrasi penembakan (unsplash.com/Max Kleinen)
Intinya Sih
  • Influencer Meksiko Cesar Gastelum tewas ditembak di kepala saat siaran langsung TikTok bersama dua temannya di luar restoran cepat saji di Culiacán, Sinaloa, Selasa malam.
  • Dua pelaku berhelm yang mengendarai sepeda motor melarikan diri usai penembakan. Aparat menggelar operasi besar, tetapi belum ada tersangka ditangkap; forensik mengumpulkan bukti di lokasi.
  • Culiacán dilanda kekerasan akibat konflik internal kartel selama dua tahun terakhir. Sejumlah influencer juga dilaporkan terbunuh di Sinaloa, sementara kasus serupa menimpa Valeria Marquez pada 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Cesar Gastelum, seorang influencer asal Meksiko, tewas ditembak saat sedang melakukan siaran langsung di aplikasi berbagi video TikTok. Insiden itu terjadi di kota Culiacan, negara bagian Sinaloa, pada Selasa (4/8/2026) malam.

Gastelum, yang memiliki hampir 600 ribu pengikut di TikTok, tengah melakukan siaran langsung bersama dua temannya di luar sebuah restoran cepat saji ketika dua pria yang mengendarai sepeda motor menghampiri mereka. Siaran langsung tersebut merekam momen saat salah satu pelaku menembak kepala Gastelum dari jarak dekat sebelum akhirnya terputus.

Setelah melancarkan aksi mereka, kedua pelaku yang mengenakan helm langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

1. Aparat keamanan luncurkan operasi keamanan besar-besaran

ilustrasi mobil polisi (pixabay.com/tevenet)
ilustrasi mobil polisi (pixabay.com/tevenet)

Saat kejadian, Gastelum dan kedua temannya mengenakan pakaian kurir sebagai bagian dari tantangan untuk video mereka. Penampilan mereka sempat membuat polisi mengira korban adalah seorang kurir, sebelum identitasnya kemudian dipastikan sebagai Gastelum, yang dilaporkan berusia sekitar 25 tahun.

Sejauh ini, belum ada satu pun pelaku yang berhasil ditangkap. Dilansir DW, seorang pejabat keamanan di Sinaloa mengatakan bahwa operasi keamanan besar-besaran sedang dilakukan. Rekaman televisi lokal memperlihatkan tentara dan polisi berada di lokasi kejadian, sementara petugas forensik tampak mengumpulkan barang bukti.

2. Beberapa influencer tewas dibunuh di Sinaloa

ilustrasi orang memegang senjata (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
ilustrasi orang memegang senjata (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Belum diketahui secara pasti apakah Gastelum pernah menerima ancaman sebelumnya. Di akun Instagram-nya, ia kerap membagikan foto-foto saat bepergian, menikmati hiburan malam, atau berpose di depan mobil-mobil mewah.

Dalam salah satu unggahannya, Gastelum terlihat berada di makam Leobardo Aispuro, seorang influencer yang dikenal dengan julukan "El Gordo Peruci". Aispuro tewas ditembak pada Desember 2024 dalam pembunuhan yang menurut polisi terkait dengan persaingan antara dua faksi di dalam kartel Sinaloa, dilansir BBC.

Culiacán, ibu kota negara bagian Sinaloa, telah dilanda kekerasan selama 2 tahun terakhir akibat perebutan kekuasaan di internal kartel narkoba yang mendominasi wilayah tersebut. Media lokal melaporkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah influencer tewas dibunuh di Sinaloa. Sebagian dari mereka diduga memiliki kaitan dengan kelompok kriminal.

3. Influencer kecantikan Valeria Marquez juga ditembak saat siaran langsung di TikTok tahun lalu

ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)
ilustrasi serangan penembakan (unsplash.com/Maxim Hopman)

Pada Mei 2025, kasus pembunuhan seorang influencer kecantikan, Valeria Marquez, juga sempat menyita publik. Perempuan berusia 23 tahun itu ditembak saat sedang melakukan siaran langsung di TikTok di salon tempatnya bekerja di Zapopan, negara bagian Jalisco. Kematiannya diselidiki sebagai dugaan kasus femisida.

Dua bulan kemudian, otoritas setempat menangkap Ramon Angel Alvarez Ayala, yang juga dikenal sebagai "El R-1," di Jalisco. Menteri Keamanan Omar Garcia Harfuch menyebut Alvarez Ayala sebagai pemimpin sebuah kelompok kriminal yang berafiliasi dengan Kartel Jalisco New Generation (CJNG).

Penyidik mengatakan bahwa Alvarez Ayala berperan dalam kematian Marquez. Selain itu, ia juga diduga mendanai dan mengarahkan pembunuhan Wali Kota Uruapan, Carlos Manzo, yang terjadi pada November 2025.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More