Wacana Kuliah PTN Gratis, ADAKSI Hitung Kebutuhan Mencapai Rp94 Triliun

ADAKSI menghitung kebutuhan anggaran hampir Rp94 triliun per tahun untuk wacana kuliah gratis di PTN.
Rancangan kuliah gratis dinilai perlu mencakup mutu pendidikan, fasilitas, riset, dan kesejahteraan dosen.
Pengangguran sarjana turut menjadi perhatian dalam pembahasan kebijakan pendidikan tinggi tersebut.
Jakarta, IDN Times - Ketua Umum DPP Aliansi Dosen Akademik dan Kevokasian Seluruh Indonesia (ADAKSI), Anggun Gunawan, menyebut kuliah gratis di perguruan tinggi negeri (PTN) penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi. Namun, kebijakan itu perlu menghitung pembiayaan mutu pendidikan, fasilitas, riset, kesejahteraan dosen, hingga persoalan pengangguran sarjana.
"Dalam pernyataan ini kami juga mencoba memberikan simulasi terkait kebutuhan anggaran hampir Rp94 triliun per tahun,” kata dia, Rabu (23/9/2026).
1. Kebutuhan anggaran mencapai hampir Rp94 triliun per tahun

Seluruh dosen ASN di Indonesia yang tergabung dalam Aliansi Dosen ASN Kemendiktisaintek Seluruh Indonesia (ADAKSI) melaksanakan aksi pada Senin (3/2/2025) (IDN Times/Lia Hutasoit) ADAKSI menyusun simulasi kebutuhan anggaran untuk kebijakan kuliah gratis. Anggun menyebut kebutuhan tersebut hampir mencapai Rp94 triliun per tahun, dan jadi bagian dari usulan agar perluasan akses pendidikan tinggi tetap disertai perencanaan pembiayaan yang memadai.
2. Mutu pendidikan ikut diperhitungkan

Sebanyak 94 tim mahasiswa dari 43 perguruan tinggi di Indonesia berkumpul untuk menguji kemampuan dan inovasi teknologi wahana udara nirawak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV). KRTI 2026 berlangsung pada 21-25 September 2026 di kawasan IKN dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK). (dok. IKN) Anggun menjelaskan kuliah gratis tidak cukup dibahas dari sisi pembebasan biaya pendidikan. Pembiayaan mutu, fasilitas, riset, serta kesejahteraan dosen perlu masuk dalam rancangan kebijakan, agar peningkatan akses tidak terpisah dari kualitas pendidikan tinggi.
“Kami melihat gagasan kuliah gratis penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi, tetapi pembahasannya perlu mencakup juga pembiayaan mutu pendidikan, fasilitas, riset, kesejahteraan dosen,” ujar dia.
3. Pengangguran sarjana jadi perhatian

ilustrasi lowongan kerja (vecteezy.com/Erwin Pieloor) Selain pembiayaan pendidikan, ADAKSI memasukkan persoalan pengangguran sarjana dalam pembahasan. Organisasi tersebut menilai kebijakan kuliah gratis perlu dirancang, dengan mempertimbangkan persoalan yang dihadapi lulusan pendidikan tinggi setelah menyelesaikan studi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyetujui usulan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan agar biaya kuliah di perguruan tinggi negeri digratiskan.
Persetujuan itu disampaikan Presiden Prabowo secara langsung pada puncak perayaan HUT ke-28 PAN di Plenary Hall Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat malam, 18 September 2026, beberapa saat setelah Zulkifli Hasan menyampaikan keluhan mahasiswa dan calon mahasiswa mengenai mahalnya biaya masuk kuliah melalui jalur mandiri.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















